Warga Sempat Tolak 39 Pekerja China Masuk Bintan Lewat Tanjunguban
Warga Tanjunguban Kabupaten Bintan sempat menolak kedatangan 39 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) China masuk Bintan
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Agus Tri Harsanto
Warga juga sempat mempertanyakan kenapa pekerja asing dibolehkan masuk dan bekerja, sedangkan warga setempat diminta tidak keluar rumah melainkan di rumah.
Sehingga saat itu hampir sempat terjadi ketegangan antara polisi dan warga.
Polisi pun meminta barang-barang bawaan para pekerja asing disterilkan dengan disemprot disinfektan.
Saat itu kemarahan warga sudah tidak terkontrol, dan kita meminta barang-barang bawaan TKA asing disemprot dan disterilkan dan setelah itu mereka di perbolehkan keluar pelabuhan,"ucap salah satu anggota dari kepolisian.
Sementara Kepala Kantor Imigrasi II TPI Tanjunguban, Syahrioma Delavino menuturkan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat bahwa ada warga negara asing dari China.
"Dari informasi yang kita dapatkan mereka akan bekerja di Galang Batang.Sedangkan jumlahnys sekitar 39 orang dengan memiliki masing-masing paspor,"ungkapnya.
Syahrioma juga menambahkan, pihaknya akan segera mengecek paspor dan Kartu Izin Tinggal Terbatas TKA itu.
"Nanti kita akan sampaikan hasilnya,jika sudah kita chek,"tutupnya.(als)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/01042020_tka-china-masuk-bintan.jpg)