VIRUS CORONA DI SINGAPURA
UPDATE 49 Kasus Baru Covid-19 di Singapura, Total Jadi 1.049 Kasus: 23 Kritis, 266 Pulih
Ada 49 kasus baru virus Corona atau Covud-19 di Singapura pada Kamis (2/4/2020). MOH juga mengumumkan telah menemukan tiga kluster baru di Singapura.
TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Ada 49 kasus baru virus Corona atau Covid-19 di Singapura pada Kamis (2/4/2020).
Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) juga mengumumkan telah menemukan tiga kluster baru penyebaran virus Corona.
Mereka adalah Mustafa Centre, sebuah lokasi konstruksi di stasiun MRT Maxwell dan Galangan Keppel.
Dari 49 kasus baru, 41 kasus lokal dan delapan diimpor.
Ini membawa jumlah total kasus virus Corona yang dikonfirmasi di Singapura menjadi 1.049 kasus.
Dari kasus lokal, 26 terkait dengan kasus dan cluster sebelumnya, sementara 15 kasus saat ini tidak terhubung.
• Singapura Bantu PCR ke Batam, Tes Covid-19 Tak Perlu Lagi Kirim Sampel Darah ke Jakarta
Secara keseluruhan, 21 kasus dipulangkan dari rumah sakit dan fasilitas isolasi masyarakat, dengan jumlah yang dipulihkan sekarang mencapai 266 kasus.
Dari 464 kasus yang dikonfirmasi yang masih di rumah sakit, sebagian besar stabil atau membaik.
Ada 23 pasien dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif.
Ada juga 315 kasus yang secara klinis diisolasi dengan baik di Rumah Sakit Internasional Concord, Rumah Sakit Mount Elizabeth, Rumah Sakit Gleneagles dan Fasilitas Isolasi Komunitas di D'Resort NTUC karena masih dinyatakan positif.
Di antara kasus-kasus baru adalah seorang guru di My First Skool di Rivervale Crescent.
Badan Pengembangan Anak Usia Dini mengatakan pusat itu akan ditutup untuk pembersihan mulai Jumat hingga 14 April.
Sebanyak 11 kasus, termasuk yang diumumkan sebelumnya telah dikaitkan dengan cluster Mustafa Center.
Lima kasus dihubungkan ke lokasi pembangunan stasiun MRT Maxwell, dan tiga kasus ke Galangan Keppel.
Sepuluh kasus dikaitkan dengan kelompok lain, termasuk dua karyawan SingPost Center.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/turis-yang-tiba-di-bandara-changi-singapura-1632020.jpg)