VIRUS CORONA DI KEPRI

Kendali di Bawah Kodam I/Bukit Barisan, Ini 3 Klaster Perawatan Pasien Covid-19 di RS Infeksi Galang

Jubir Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri mengungkapkan, 3 klaster dalam merawat pasien Covid-19 di RS Infeksi Galang, Batam.

TribunBatam.id/Endra Kaputra
Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana. Tjetjep mengungkapkan, ada 3 klaster dalam merawat pasien yang berhubungan dengan virus Corona di Rumah Sakit Infeksi Galang, Kota Batam, Provinsi Kepri. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Rumah Sakit Infeksi di Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepri menyediakan tiga klaster perawatan untuk pasien Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau dan Kadis Kesehatan Kepri) di Tanjungpinang, Tjetjep Yudiana, mengatakan, tiga klaster tersebut yakni Klaster Orang Tanpa Gejala (OTG), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan ICU bertenanan negatif untuk pasien positif Covid-19.

Ia mengungkapkan, ketersediaan kamar untuk klaster OTG di rumah sakit tersebut sebanyak 260 kamar, Klaster PDP sebanyak 100 kamar, dan 20 kamar ICU untuk pasien positif virus Corona.

Ia mengatakan, sekitar 50 tenaga medis dan paramedis yang menjadi sukarelawan siap dikerahkan. Tidak hanya itu, Kementerian Kesehatan menurutnya akan mengirimkan sekitar 100 tenaga medis dan paramedis untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) di Rumah Sakit Galang.

"Sementara untuk tenaga nonmedis yang dibutuhkan di rumah sakit sudah mulai direkrut sejak beberapa pekan lalu. Hal itu menjadi tanggungan pemerintah daerah Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Batam," ucapnya, Minggu (5/4/2020).

Tjetjep mengatakan, kapasitas Rumah Sakit Galang direncanakan dapat mencapai seribu ruangan. Namun pengembangannya disesuaikan dengan kebutuhan.

Rumah Sakit Galang di bawah kendali Kodam I/Bukit Barisan. Struktur organisasi rumah sakit telah dibentuk oleh PANGDAM I/Bukit Barisan.

Operasional RS Khusus Infeksi Galang akan dimulai pada 6 April 2020. Namun tidak serta-merta dapat langsung menerima pasien.

"Alasannya, pihak pengelola rumah sakit masih melakukan penyesuaian, termasuk uji fungsi berbagai peralatan medis, dan uji tugas SDM di setiap bagian yang dipersiapkan. Ini membutuhkan waktu sekitar sepekan sebelum menerima pelayanan pasien Covid-19," ucapnya.

Pihaknya mengimbau kepada rumah sakit rujukan dan yang memberi pelayanan terhadap pasien Covid-19 diminta untuk tetap memberikan pelayanan kepada pasien virus Corona, jangan lantas segera merujuk ke Rumah Sakit Galang.

Kebijakan Presiden Listrik Gratis 3 Bulan Tak Berlaku di Batam, Ini Penyebabnya

Kabar Bagus Untuk Striker Persib Bandung, Wander Luiz, Ada Dua Penghargaan Lagi Untuknya

 

"Komunikasi antara rumah sakit rujukan dengan manajemen Rumah Sakit Galang sangat diperlukan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," katanya.(TRIBUNBATAM.id/Thomm Limahekin/*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved