LIGA INDONESIA

Negara Mali Berstatus Lockdown, Pemain Persebaya Makan Konate Tak Bisa Pulang, Tertahan di Surabaya

Konate tidak bisa pulang, karena negara yang dipimpin Presiden Ibrahim Boubacar Keita itu memberlakukan lockdown sejak 26 Maret

instagram.com/officialpersebaya/
Persebaya Surabaya secara resmi memperkenalkan Makan Konate sebagai pemain barunya di Kantor Marketing Persebaya Surabaya, Sabtu (1/2/2020). 

TRIBUNBATAM.id, SURABAYA - Sudah mendapat izin untuk pulang ke negara asalnya di Mali, pemain Persebaya Makan Konate ternyata tidak jadi berangkat.

Situasi di negaranya Mali tidak jauh berbeda dan sedang dalam status lockdown, membuat Makan Konate tidak bisa pulang.

Akibatnya pemain berposisi gelandang di Persebaya Surabaya ini tertahan di Surabaya.

Tak Adil Bagi Liverpool yang Bermain Luar Biasa Musim Ini, Jika Liga Inggris Dihentikan Tanpa Juara

Meski Conor McGregor Ngotot Ingin Bertarung Melawan Tony Ferguson, Pelatihnya Akan Melarang

Gary Cahill Sebut Antonio Conte Lebih Hebat dari Maurizio Sarri Saat Latih Chelsea, Ini Alasannya

Saat ini Makan Konate masih bertahan di apartemen yang disediakan oleh manajemen.

Semula, mantan pemain Arema FC ini masih berkumpul bersama David Aparecido da Silva, Mahmoud Eid, dan Aryn Glen Williams.

Namun, ketiga pemain asing Green Force tersebut memutuskan kembali ke negaranya masing-masing.

Konate tidak bisa pulang, karena negara yang dipimpin Presiden Ibrahim Boubacar Keita itu memberlakukan lockdown sejak 26 Maret.

Alhasil tidak ada penerbangan ke negaranya.

“Hingga tadi malam sudah ada 39 kasus. Bahkan bandar udara di Mali sudah menghentikan aktivitas penerbangan,” ujarnya di laman resmi klub.

Pemain kelahiran 10 November 1991 tersebut melakukan karantina mandiri di Kota Pahlawan.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved