BATAM TERKINI

Kabar Gembira, Bright PLN Batam Siap Menggratiskan Tarif Listrik Bagi Pelanggan 450 VA 3 Bulan

Bright PLN Batam siap menjalankan kebijakan pemerintah dengan menggratiskan biaya listrik 3 bulan bagi pelanggan 450 VA

kompas.com
Ilustrasi Meteran Listrik PLN 
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sehubungan dengan kebijakan Presiden RI Joko Widodo, Bright PLN Batam menyatakan siap untuk menjalankan pembebasan dan diskon biaya listrik bagi pelanggan.
Adapun bentuk stimulus dari kebijakan pemerintah pusat ini berupa menggratiskan tarif listrik berdaya 450 VA, dan keringanan 50 persen tarif listrik berdaya 900 VA selama 3 bulan (April, Mei dan Juni 2020). 
Sesuai dengan rilis yang telah dikeluarkan pada 6 April 2020, Bright PLN Batam selaku anak perusahaan PT PLN (persero) menyatakan, akan menggratiskan biaya listrik Golongan Rumah Tangga dengan daya 450 VA (2 Ampere) selama tiga bulan.
Sementara itu, semua pelanggan dengan daya listrik rumah tangga 900 VA di Kota Batam yang merupakan pelanggan non subsidi, masih belum bisa memperoleh kebijakan diskon 50 persen listrik dari pemerintah. Sebab kebijakan ini dikhususkan untuk pelanggan 900 VA bersubsidi.
Sejalan dengan rilis tersebut, Bright PLN Batam juga mengimbau pelanggan untuk menggunakan listrik secara bijak sehingga pembayaran listrik tetap terkendali.
PLN Batam akan berusaha semaksimal mungkin agar pasokan listrik bagi masyarakat Kota Batam tetap terpenuhi. Sehingga mampu menjalankan aturan work from home dan physical distancing dengan optimal.
Pelanggan yang memiliki pertanyaan terkait kebijakan ini dapat menghubungi call center Bright PLN Batam (0778) 123, atau laman media sosial resmi Bright PLN Batam yang siap melayani 24 jam. 
Tunggu Regulasi
 
 
Sebelumnya diberitakan, kebijakan pemerintah pusat menggratiskan tarif listrik selama 3 bulan tampaknya belum bisa dinikmati warga Kota Batam. Hal ini disebabkan, Bright PLN Batam masih menunggu regulasi dari PLN Pusat dan Pemerintah Provinsi Kepri.

CSR Bright PLN Batam Suprianto mengatakan, realisasi penggratisan tarif listrik selama 3 bulan ini masih belum bisa terlaksana di Kota Batam. Sebab status Bright PLN Batam masih merupakan anak perusahaan PT PLN (persero) tanpa subsidi.

Sementara itu, menurut Suprianto, beberapa daerah di Indonesia ada yang telah mengikuti kebijakan PLN pusat. Kebijakan ini berupa penggratisan tarif untuk daya listrik 450 VA dan pemberian potongan 50 persen untuk tarif daya listrik 900 VA, dengan syarat tertentu.

"Terkait dengan pemberian biaya listrik gratis 3 bulan ini kita sedang menunggu regulasi dari PLN Pusat dan Pemprov. Jika sudah ada hasilnya nanti akan dirilis dan dipublikasikan di saluran komunikasi perusahaan dan media publik," terang Suprianto.

PLN Pastikan Diskon dan Gratis Bayar Listrik

PLN memastikan pembebasan dan diskon tagihan listrik mulai berlaku, Rabu (1/4/2020).

PLN juga sudah mendata ada 24 juta pelanggan berhak mendapat layanan listrik gratis.

Sesuai arahan Presiden jokowi, skema penggratisan ini diterapkan mulai 1 April untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, akibat dampak wabah corona.

Demi meringkankan beban ekonomi rakyat kecil, pemerintah akan menggratiskan biaya token listrik golongan 450 volt ampere (VA) selama 3 bulan ke depan.

Langkah tersebut pun langsung ditanggapi oleh pihak PLN yang mengaku siap mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tak hanya untuk pelanggan pascabayar, pemerintah juga akan memastikan pelanggan prabayar juga mendapat hal yang sama.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN I Made Suprateka mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan terkait skema pembebasan listrik bagi pengguna prabayar atau yang menggunakan meteran listrik token.

"Untuk yang pelanggan prabayar 450 VA, sedang kita siapkan berbagai solusi dengan berbagai mekanisme," ujar Made, Rabu (1/4/2020).

Lebih lanjut, PLN membuka opsi skema pembebasan tarif listrik prabayar dengan menghitung rata-rata konsumsi listrik per bulan.

PLN mencatat, rata-rata besaran penggunaan listrik pelanggan 450 VA mencapai 70 kWh per bulan.

Dengan demikian, pembebasan pembelian token akan berlaku bagi pelanggan yang konsumsi listriknya 70 kWh per bulan.

"Bila batasan tersebut disepakati bersama, maka bisa saja pelanggan 450 VA yang beli token lebih dari 100 kWh," katanya.Sementara itu, untuk skema pembebasan pelangan pascabayar disebut akan diberlakukan dengan lebih mudah.

Yaitu, pelanggan dengan konsumsi listrik sesuai ketentuan PLN tidak akan dikenakan tagihan selama 3 bulan mendatang.

"Bagi Pelanggan 450 VA yang digratiskan selama bulan April, Mei, dan Juni, tentu akan lebih simple penanganannya, yang penting mereka tidak ditagih pada penggunaan bulan tersebut," ucap Made.

Berlaku Rabu 1 April 2020

Stimulus pemerintah yang ditujukan bagi pelanggan PLN dengan sambungan rumah berdaya 450 VA dan 900 VA berlaku mulai Rabu (1/4/2020).

Stimulus itu akan diterima baik oleh pelanggan paskabayar maupun prabayar atau sambungan listrik dengan sistem token.

Pemerintah membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi.

Keringanan biaya listrik ini akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan PLN menindaklanjuti kebijakan pemerintah dengan menyiapkan pelaksanaan teknis.

Disebutkan bahwa pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi di PLN ada dua jenis, yakni yang memakai kWh meter pascabayar dan prabayar atau menggunakan token.

"Untuk yang pascabayar, tidak ada masalah, karena pembebasan tagihan akan diterima pelanggan pada setiap periode pembayaran" ujar Zulkifli Zaini.

Zulkifli menambahkan, pada pelanggan prabayar akan diberikan token gratis sebesar pemakaian bulanan tertinggi dari pemakaian tiga bulan terakhir.

Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem.

Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan, sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya.

"Mekanismenya kami buat semudah mungkin sehingga tidak menyulitkan pelanggan.” imbuhnya.

Sementara itu, pelanggan yang terlanjur membeli token, token gratis akan tetap diperhitungkan pada pembelian bulan berjalan.

"Jadi token yang telah dibeli tidak hilang" ujar Zulkifli.

Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi.

"Harapan kami, ini bisa meringankan ekonomi untuk masyarakat ditengah menghadapi pandemi virus covid-19"pungkas Zulkifli .

(Tribunbatam.id/Hening Sekar Utami/Kompas.com/*)
 
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tarif Listrik 450 VA Akan Digratiskan, Apa Kabar Pelanggan Prabayar?"
Penulis: Hening Sekar Utami
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved