VIRUS CORONA
Konsumsi Vitamin C Dosis Tinggi Disebut Efektif Menangkal Virus Corona, Benarkah?
Sejak wabah virus corona makin meluas Maret lalu, orang banyak membeli vitamin C dosis tinggi.
Saat ini, para dokter masih mempelajari efek pemberian vitamin C pada pasien Covid-19.
Setidaknya, ada dua penelitian klinis yang sedang Italia dan China lakukan.
Di Hubei, China, 140 pasien Covid-19 yang menderita pneumonia mendapatkan 12 gram vitamin C lewat infus untuk mengetahui, apakah dosis itu bisa melawan penyakit.
Walau demikian, siapa pun tidak direkomendasikan untuk melakukan uji coba semacam itu sendiri.
• Akhirnya Ahmad Riza Patria, Politisi Gerindra Terpilih Jadi Wagub DKI
• Virus Corona Merebak, Agnez Mo dan Maia Estianty Sorot Pemandangan Indah Langit Jakarta
Mendapatkan vitamin C lewat infus sangat berbeda dengan konsumsi suplemen, bahkan kita pun seharusnya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mengasup vitamin C dosis tinggi.
“Sejauh ini, tidak ada riset yang menunjukkan vitamin C bisa melindungi tubuh dari virus corona,” kata profesor biologi Miryam Wahrman seperti dikutip Insider.
Kekurangan vitamin C memang berdampak buruk bagi tubuh, tapi kita juga jangan berlebihan mengonsumsinya. Apalagi, kadar yang tinggi bisa memicu pembentukan batu ginjal.
Untuk memenuhi asupan vitamin tubuh, sebaiknya konsumsi makanan karena dapat tubuh serap dan gunakan secara lebih baik ketimbang melalui suplemen.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Konsumsi Vitamin C Dosis Tinggi untuk Cegah Virus Corona Tak Berguna
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/jeruk-yang-dikupas.jpg)