VIRUS CORONA DI BATAM

Tamparan Virus Corona Bikin Ekonomi Batam Terpuruk, 17 Hotel Tutup, Pelabuhan, dan Bandara Sepi

Dampak virus Corona membuat urat nadi perekonomian di Batam mengendur. Toko-toko, pelabuhan, bandara mengalami penurunan drastis pengunjung.

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Petugas Bandara Hang Nadim Batam sedang mengecek suhu tubuh calon penumpang di pintu masuk keberangkatan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dampak virus Corona membuat urat nadi perekonomian di Batam mengendur.

Toko-toko, pelabuhan, bandara mengalami penurunan drastis pengunjung.

Begitu juga dengan perhotelan dan restoran.

Aktivitas pintu masuk dan keluar Kota Batam, Provinsi Kepri baik bandara maupun pelabuhan tampak berbeda sejak pandemi wabah virus Corona (Covid-19).

Penurunan jumlah penumpang terjadi secara signifikan, bahkan secara besar besaran telah terjadi pengurangan trip pelayaran.

Banyak warga yang mulau mengeluh, penghasilan kian sulit. Beberapa pekerja diputus kerja, bahkan ada yang di PHK.

Ironisnya beberapa warga Batam harus dirumahkan tanpa gaji. Akibatnya beberapa di antara mereka pun memutuskan untuk pulang ke kampung halaman.

Sejalan dengan jadwal keberangkatan kapal Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) KM Kelud, Minggu (5/4/2020) sore di Pelabuhan Batu Ampar, ratusan warga Batam mulai meninggalkan Batam.

Dengan menenteng ransel tas barang bawaan, calon penumpang itu mulai menaiki kapal.

"Susah di Batam sekarang bang, sudah tak lagi seperti kemarin. Diputus hubungan kerja, sudah seminggu tak lagi kerja, mau makan apa kalau begini di Batam. Bagus kembali pulang ke kampung halaman ke Medan," ujar seorang penumpang, Dani.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved