TANJUNGPINANG TERKINI

Anggota Komisi IV DPRD Kepri Apresiasi Langkah Pemprov Soal SPP, 'Kalau Bisa, Jangan Hanya 3 Bulan'

Anggota DPRD Kepri mengapresiasi kebijakan Pemprov Kepri terkait SPP untuk meringannkan beban masyarakat akibat wabah virus Corona.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
Ilustrasi SPP sekolah - Anggota DPRD Kepri, Tedy Jun Askara mengapresiasi kebijakan Plt Gubernur Kepri soal SPP sekolah akibat virus Corona. Ia berharap, kebijakan tersebut tidak hanya berlaku selama 3 bulan saja. 

"Dibantu saja. Kan sudah ada aba-aba dari pemerintah pusat, bahwa bantuan fisik bisa digeser ke penanggulangan Covid-19 ini. Jadi kami harapkan, pemberian bantuan SPP harus proporsional," pinta Onward.

Diketahui, Plt Gubernur H Isdianto mengeluarkan kebijakan agar bisa meringankan beban masyarakat. Salah satunya dengan meringankan beban SPP anak sekolah.

Rencananya, mulai April ini hingga tiga bulan ke depan, pembayaran SPP untuk SMA, SMK dan SLB negeri akan digratiskan. Dinas Pendidikan diminta menuntaskan teknisnya dan segera dilaksanakan.

Arti Mimpi Bertemu Orang yang Ditaksir dari Sisi Psikologis, Benarkah Pertanda Sedang Jatuh Cinta?

Dukung Penanggulangan Covid-19 di Batam, Yayasan Temasek di Singapura Kasih Bantuan Sanitizer

“Kebijakan ini harus langsung dieksekusi. Kebijakan-kebijakan yang dibuat harus semakin meringatkan masyarakat. Terlebih dalam kondisi saat ini,” kata Isdianto usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Wabah Covid-19, di Rupatama, Dompak, Tanjungpinang, Minggu (5/4/2020).

Tak hanya itu, Isdianto fokus membantu tenaga kesehatan yang menangani langsung pasien-pasien terdampak Covid-19.

Isdianto langsung memberikan insentif untuk dokter, perawat dan tenaga penunjang lainnya. Bahkan sudah diserahkan secara simbolis.

Dengan pembebasan pembiayaan SPP ini, Isdianto berpesan agar pelajar semakin fokus belajar di rumah. Aktivitas-aktivitas belajar baik tugas maupun googleclasroom tetap meningkatkan pengetahuan peserta didik.

Respon Orang Tua Pelajar di Tanjungpinang

Rencana kebijakan Pemerintah Provinsi Kepri terkait Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) disambut bahagia orang tua pelajar SMKN 4 Tanjungpinang, Yuni.

Wanita 48 tahun ini benar-benar berharap, apa yang disampaikan Plt Gubernur Kepri, Isdianto itu benar-benar terealisasi.

Yuni yang menggantungkan hidup dari warung kelontong ini mengaku, omzetnya menurun sejak ada wabah virus Corona.

Ia mengakui, kebijakan ini pun masih didengar dalam pemberitaan. Sebab wali kelas belum memberikan informasi rencana tersebut.

"Alhamdulilah, bersyukur betul kalau benar seperti itu. Apalagi pendapatan warung lagi sepi-sepinya," ucapnya, Selasa (7/4/2020).

Ia mempertanyakan, bagaimana dengan putranya yang duduk di kelas 2 tersebut. Sebab sudah membayarkan biaya SPP selama 6 bulan kedepan.

"Soalnya anak saya sudah akan masuk PKL. Jadi sudah dibayarkan selama 6 bulan kedepan. Gimana kalau seperti itu, apakah dikembalikan atau dilanjutkan untuk pembayaran SPP selanjutnya," ucap Yuni yang tinggal dikawasan Perumahan Bumi Air Raja Tanjungpinang ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved