ADVERTORIAL

Anggota DPRD Kepri Sahat Sianturi Minta OJK Bijak, 'Jangan Sampai Perbankan Mati Perlahan'

Meski mendukung kebijakan OJK kepada bank untuk memberikan kelonggaran kredit, Sahat Sianturi meminta OJK dapat bijak melihat sisi dari perbankan.

TribunBatam.id/Istimewa
Anggota DPRD Kepri, Sahat Sianturi. Pria yang menjabat di Komisi II ini meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bijak dalam mengambil kebijakan yang menyangkut perbankan selama wabah virus Corona. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Otoritas Jasa keuangan (OJK) meminta pihak perbankan agar memberikan kelonggaran atau relaksasi kredit kepada pelaku usaha mikro dan kecil yang penghasilannya terdampak wabah virus Corona (Covid-19).

Termasuk di dalamnya keringanan untuk membayar cicilan kendaraan bermotor. Hal ini dianggap wajar oleh anggota Komisi II DPRD Kepri, Sahat Sianturi.

Hal ini menurutnya penting agar masyarakat yang terdampak wabah virus Corona, dapat bertahan di masa yang sulit ini.

“Kami sangat mendukung itu, tapi kita juga tidak boleh meletakkan bola panas ini stop di pihak perbankan” kata Sahat Sianturi, dalam keterangan resmi yang diterima TribunBatam.id, Rabu (8/4/2020).

Menurutnya, hal ini akan membuat pihak perbankan kesulitan dalam melakukan kewajiban-kewajibannya yang lain.

Dengan anjuran seperti ini, bisa saja pihak perbankan akan menahan pemberian kredit baru dan tentunya hal
ini akan mempengaruhi ekonomi secara keseluruhan.

"Bukannya kita tidak setuju dengan kebijakan OJK, tapi kita juga harus bisa melihat bagaimana pihak bank dapat membayarkan bunga deposito nasabahnya kalau mereka tidak diperbolehkan melakukan penagihan dari kreditornya," ucap Sahat.

Sebagai Anggota DPRD Kepri Komisi II dimana perbankan adalah salah satu mitranya, Sahat Sianturi meminta OJK agar dapat memberikan solusi terbaik terhadap pihak bank.

Jangan sampai akibat dari kebijakan ini justru menyebabkan perbankan mati secara perlahan.

“Mungkin salah satu solusi yang dapat diterapkan oleh OJK dengan membayarkan bunga deposito nasabah, supaya jangan menjadi beban bank itu sendiri, karena tetap wajib dibayar kepada nasabah yang memberi kepercayan kepada bank menaruh uangnya berupa deposito, sebaiknya pihak OJK berkordinasi dulu dengan pemerintah pusat,” kata Sahat Sianturi.

DPRD Kepri Dorong Pemda Fasilitasi Kebutuhan Air Masyarakat yang Berdekatan dengan RS Corona

Komisi II DPRD Batam Panggil Disperindag, Minta Data Stok Sembako di Tengah Wabah Covid-19

 

Sahat menganalogikan seperti warung makan dianjurkan agar memberikan makanan gratis untuk masyarakat yang tidak mampu, tapi tidak didukung bahan baku atau bantuan dana.

"Ya lama-lama akan bangkrut juga warung makan itu. Sekarang ini kita harus mencari solusi bagaimana caranya supaya sama-sama selamat semuanya dalam menghadapi badai ini," ucapnya.(adv)

Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved