VIRUS CORONA DI KARIMUN
Punya Riwayat Pasien Positif Virus Corona, Masih Ada Warga Karimun Enggan Pakai Masker
Berbagai alasan diungkapkan para warga tidak memakai masker tersebut. Ada yang mengaku tidak memiliki masker, ada pula yang merasa terganggu.
Pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 415 ribu paket sembako.
Pembagian ini diperuntukkan untuk warga memang betul-betul tak ada aktivitas dalam jangka waktu tertentu.
"Seperti ojek online, taksi online, kuliner pinggir jalan, perusahaan pasti tak sepakat," katanya.
Ia melanjutkan pihaknya akan memperketat social distancing.
Bahkan mewajibkan masyarakat dalam penggunaan masker.
"Masker itu wajib kepada kita semua," ujarnya.
Diakuinya pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan garmen agar dapat memproduksi masker dari bahan kain.
Ia menargetkan harga jual masker kain dapat dijangkau oleh masyarakat secara keseluruhan.
Misalnya harga masker yang dimaksud yaitu Rp 5 ribu per satuannya.
Sehingga semua msyarakat bisa membelinya tanpa ada keberatan
"Saya sudah suruh pak Rudi Sakyakirti (Kadisnakes Batam) untuk kumpulkan perusahaan garmen. Harapannya bisa dijual dengan harga modal, kalau boleh," katanya.
Sebelumnya karantina wilayah itu sebenarnya kewenangan Pemerintah Pusat yang menetapkan.
Demikian hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sekaligus juru bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Azril Apriansyah.
"Pak Wali sempat menyebutkan karantina per zona. Walaupun tidak dikenal di aturan mengenai penanganan Covid-19," ujar Azril.
Ia menegaskan karantina per zona yang dimaksud adalah melakukan social distancing yang diperketat.