Smart Water Management System Turut Antarkan Batam Jadi Kawasan Investasi Terkemuka

Konsep Smart Water Management System diterapkan ATB sejak 2011 turut mengantarkan Batam menjadi daerah tujuan investasi dan daerah kunjungan wisata.

ISTIMEWA
Presiden Direktur ATB, Benny Andrianto, memberikan penjelasan tentang keunggulan teknologi ATB Integrated System. Melalui sistem ini, ATB telah memastikan kualitas, kuantitas dan kontyuitas pelayanan air bersih yang memadai. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemegang konsesi 25 tahun mengelola air bersih di Pulau Batam, PT Adhya Tirta Batam (ATB) telah menjadi benchmark perusahaan air dengan pengelolaan terbaik, efisien dan profesional.

Konsep Smart Water Management System diterapkan ATB sejak tahun 2011 telah turut mengantarkan Batam menjadi daerah tujuan investasi dan daerah kunjungan pariwisata berdaya saing global.

“Dengan produksi yang efisien dan profesional, kami memastikan keandalan pelayanan air bersih bagi kota Batam,” ujar Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary ATB, Selasa (7/4/2020).

Melayani lebih dari 290 ribu sambungan pelanggan, bukanlah hal yang mudah. ATB terus melakukan transformasi digital dengan memetakan potensi yang ada dan menyinergikan seluruh sumber daya agar dapat berjalan sesuai arah visi misi perusahaan.

ATB telah memanfaatkan sistem teknologi terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan. Tidak hanya di unit produksi dan distribusi, namun mencakup semua unit sistem yang ada di ATB, termasuk pelayanan pelanggan.

“Hal inilah yang menjadikan inovasi teknologi ATB unggul dari segala aspek dibandingkan perusahaan air lainnya,” jelasnya.

Beberapa teknologi terintegrasi yang telah diterapkan di ATB antara lain GIS (Geographic Information System), MMR (Mobile Meter Reading), LMS (Leakage Monitoring System), PMS (Pressure Management System), Mobile Apps, AMR (Automatic Meter Reading), AIRS (ATB Integrated System) hingga ATB Integrated Operation System.

Sistem terintegrasi tersebut dapat memberikan informasi hanya melalui tampilan dashboard yang mudah dipahami.

Sehingga seluruh informasi dan kegiatan perusahaan dapat dipantau dan dipertanggung jawabkan.

Selain itu, informasi yang dihimpun melalui sistem dari waktu ke waktu juga dapat membantu ATB merumuskan kebijakan pengelolaan risiko yang mampu mengidentifikasi, mengukur dan memonitor secara sistematis.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved