BATAM TERKINI

Sempat Dirawat di RS, Jenazah Korban Dugaan Pengeroyokan Dikebumikan di TPU Nongsa Batam

Pria 37 tahun ini diduga menjadi korban penganiayaan di Kampung Nusantara atau yang lebih dikenal dengan nama Kampung Aceh, Minggu (12/4).

Sempat Dirawat di RS, Jenazah Korban Dugaan Pengeroyokan Dikebumikan di TPU Nongsa Batam
TribunBatam.id/Istimewa
Proses pemakaman korban dugaan pengeroyokan di Kampung Nusantara, Kota Batam, Provinsi Kepri, Sudung Nadeak di TPU Kecamatan Nongsa, Minggu, (12/4/2020) sore.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jenazah Sudung Nadeak dikebumikan di TPU Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepri, Minggu (12/4/2020) sore.

Pria 37 tahun ini diduga menjadi korban penganiayaan di Kampung Nusantara atau yang lebih dikenal dengan nama Kampung Aceh, Minggu (12/4/2020) sekira pukul 3 dini hari.

Ia dimakamkan sekitar lima jam setelah mendapat perawatan di RS Camatha Sahidya.

"Iya, barusan dikebumikan. Karena alasan keluarga dan wabah saat ini. Keluarga juga sudah sepakat dan mengikhlaskan kepergian almarhum Sudung Nadeak," kata seorang kerabat, El Nainggolan.

Belum diketaui pasti kronologis tewasnya Sudung Nadeak. Namun Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro membenarkan kejadian pengeroyokan berujung hilangnya nyawa itu.

Ministry of Agriculture: Farmers are Also Fighters in Fighting Covid-19

Perawat Ditampar Oleh Satpam, Padahal Korban Cuma Mengingatkan Untuk Menggunakan Masker

Menurut Purwadi, untuk pendalaman kasus masih dilakukan. Sejauh ini, belum diketahui secara pasti motif pelaku.

"Iya, dikeroyok jam tigaan (dini hari tadi,red). Korban luka berat di tangan dan kepala. Pelaku dalam lidik. Latar belakang masalah belum diketahui," ujar Purwadi Wahyu Anggoro kepada Tribun Minggu sore.

Ketua Umum Perkumpulan Anak Medan Sumut (PAMMS) Kota Batam Aksa Halatu, meminta polisi untuk memburu semua pelaku.

Menurut Aksa, pelaku pengeroyokan terhadap almarhum lebih dari satu orang.

"Laporan teman-teman dari lapangan, ada beberapa orang yang terlibat memukul anggota keluarga kami. Untuk itu, kami meminta dan mendukung polisi untuk memburu beberapa pelaku dan dalang. Karena ini masalah nyawa manusia," harap Aksa.(TribunBatam.id/Leo Halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved