Jumat, 17 April 2026

VIDEO - Klinik Sepatu Doli Bertahan saat Gempuran Dampak Covid-19 di Batam

Gempuran dampak virus Corona memukul berbagai jenis usaha, termasuk usaha 'klinik sepatu' di Batam.

|
TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
Lapak reparasi milik Doli Saragi di pinggir jalan raya Gajah Mada, kawasan Tiban Center, Sekupang, Batam (11/4/2020). 

Biasanya, ketika ramai, lapaknya bisa didatangi sedikitnya 7 sampai 15 orang pelanggan. Dari jumlah itu, ia mampu membawa pulang uang sebesar Rp 700 ribu per hari.

Akan tetapi, dampak wabah Covid-19 akhir-akhir ini membuat jumlah pelanggan jasa reparasinya menurun.

Akibat sepi, ia bahkan harus merumahkan salah satu pegawai karena berkurangnya keuntungan yang didapat.

Akhir-akhir ini, bisa memperoleh uang Rp 200 ribu saja ia sudah bersyukur.

"Tiga pegawai saya biasanya jaga di depan Mitra Raya, tapi karena sepi, terpaksa harus merumahkan satu orang," tambahnya.

Dampak Covid-19 yang membuat usahanya sepi tersebut juga menjadi alasan baginya membuka peruntungan baru di kawasan Sekupang.

Selama tiga hari ia membuka usaha klinik sepatunya di pinggir jalan Tiban Center itu, ia baru meraup sedikit keuntungan.

Untuk satu kali reparasi sepatu dan koper, ia menetapkan harga sekitar Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu.

Terkadang jika sedang apes, hasil reparasinya berulang kali dikembalikan oleh pelanggan yang kurang puas. Tetapi bagi Doli, hal itu merupakan resiko dan kewajiban pekerjaannya semata.

Pria 47 tahun ini berpesan, untuk selalu gigih bekerja dan jangan berputus asa bagi mereka yang ingin memulai usaha.

Dirinya sendiri sudah memulai usaha reparasi sepatu sejak usianya 17 tahun.

Bakat dari Kakek

Berawal dari bakat turun temurun yang diperolehnya dari sang kakek, ia memutuskan untuk merantau ke Batam sejak 1998 sebagai tukang sol sepatu.

Sesampainya di Batam, sebagai anak rantauan, Doli sempat tergiur oleh cerita-cerita kesuksesan para TKI yang bekerja di Malaysia.

Kala itu, ia memiliki harapan dan keyakinan yang besar akan memperoleh kesuksesan dengan membuka jasa reparasi sepatu di negeri jiran tersebut.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved