VIRUS CORONA DI RIAU
2 Pasien Tidak Jujur Saat Berobat di Rumah Sakit, Seorang Tenaga Medis di Riau Positif Virus Corona
Tenaga Medis berinisial AS sempat kontak langsung dengan dua pasien positif corona, RBT dan JG, sebelum keduanya dibawa ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru
TRIBUNBATAM.id, PEKANBARU - Seorang tenaga medis di salah satu rumah sakit di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau positif virus corona.
Tenaga media berusia 30 tahun itu tertular setelah mengobat dua pasien positif corona di rumah sakit tersebut.
Juru Bicara Tim Penanganan Covid-19 Riau dr Indra Yovi mengatakan, AS sebelumnya mengobati dua orang positif corona, RBT (50) pasien ke-7 dan JG (58), pasien ke-9.
• Raket Juara All England 2017 Milik Kevin Sanjaya Laku Rp 40 Juta Saat Lelang Bareng Armand Maulana
• Bukan Soal Skill, Tapi Masalah Mental dan Fisik yang Ingin Dibenahi Pelatih Shin Tae-yong di Timnas
• Tahunya Meninggal Karena Sakit Jantung, Warga Kaget Saat Tahu Almarhum Ternyata Positif Corona
Dokter spesialis paru ini menjelaskan, AS sempat kontak langsung dengan dua pasien positif corona, RBT dan JG, sebelum keduanya dibawa ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.
"Pasien AS memang memiliki riwayat perjalanan dari Semarang pada tanggal 15 Maret 2020. Tapi dia kontak erat dari pasien positif Covid-19, yakni RBT dan JG yang didapat dari hasil tracing," kata Yovi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/4/2020).
Namun, pada saat menjalani pengobatan dengn AS, dua pasien itu , RBT dan JG mengaku tidak punya riwayat perjalanan dari Jakarta, saat dimintai keterangan terkait aktivitas sebelum adanya gejala sakit.
Sehingga, petugas kesehatan, termasuk AS, melayani pasien dengan protokol standard atau bukan protokol pasien Covid-19.
Ketidakjujuran kedua pasien ini berimbas kepada tenaga medis yang bertugas.
AS akhirnya terkonfirmasi positif corona dan tercatat pasien ke-18.
"Oleh karena itu, kami meminta masyarakat yang berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk jujur, kooperatif, dan memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya ketika dimintai keterangan medis karena ketidakjujuran dapat berakibat fatal," kata Yovi.
Dia juga mengimbau agar tidak merundung pasien RBT dan JG karena tidak jujur saat berobat.
Namun, kejadian ini harus dijadikan pelajaran.
Sampai hari ini kasus positif Covid-19 di Riau tercatat 20 orang.
Dua pasien di antaranya dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan, 16 pasien masih dirawat dan 2 pasien meninggal dunia.
Selain itu, pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih dirawat berjumlah 124 orang.
Sebanyak 109 orang sudah sembuh dan dipulangkan, sedangkan 19 pasien meninggal dunia.
\\
\\
\\