Breaking News:

VIRUS CORONA DI JAWA TENGAH

Warga Satu Kampung Terpaksa Di-Rapid Test Gara-gara Satpam Positif Corona Mudik, Lalu Bagi-bagi Nasi

"Harusnya masih menjalani isolasi mandiri. Namun, malah balik kampung dengan alasan ada hajatan 40 hari meninggalnya ibunya," ungkap Slamet

fernando zhiminaicela/Pixabay
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNBATAM.id, GROBOGAN  - Ulah seorang satpam positif corona mudik, satu kampung kena dampaknya.

Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Seorang Satpam di Semarang mudik ke kampung halamannya di Gorobogan, Jawa Tengah.

Reaksi Cristiano Ronaldo Saat Tahu Jersey Pemberiannya Dilelang Martunis

Inilah Petarung UFC dengan Pukulan Terkuat di Dunia, Rasa Pukulannya Seperti Ditabrak Mobil

UPDATE Virus Corona Dunia Hingga Rabu (15/4) Pagi: 1,9 Juta Kasus, 467.074 Sembuh, 125.951 Meninggal

Bukannya mengisolasi diri, pria yang kemudian dinyatakan positif virus corona itu, melakukan banyak kegiatan saat mudik di kampung halamannya.

Pria asal Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan itu kontak dengan banyak orang di kampungnya.

Hasil tes swab pria tersebut baru keluar dan dinyatakan positif virus corona (Covid-19) setelah melakukan banyak kegiatan dan kontak dengan warga kampung.

Tak mau ambil resiko lebih besar, pemerintah kabupaten Grobogan akan melakukan test kepada semua warga kampung, terutama yang melakukan kontak dengan pria tersebut.

"Tracing masih diupayakan. Selain keluarga, ada banyak orang yang sempat kontak dengan orang itu. Nanti, mereka akan kita rapid test," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Slamet Widodo, Selasa (14/4/2020).

Acara tahlilan dan main voli

Pria yang bekerja sebagai satpam RSUP dr Kariadi Semarang itu sebenarnya pernah dirawat di rumah sakit karena memiliki gejala Covid-19.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved