Selasa, 28 April 2026

Cara Mengatasi Sulit Tidur Ketika Karantina atau Isolasi di Rumah

Perubahan rutinitas sehari-hari selama pandemi Covid-19 tersebut secara tidak langsung memengaruhi siklus tidur mayoritas orang.

medicalnewstoday
Ilustrasi sulit tidur 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Penyebaran virus Corona membuat perubahan rutinitas bagi sebagian banyak orang.

Baik yang melaksanakan work from home, belajar dari rumah, ataupun tetap berkantor.

Perubahan rutinitas sehari-hari selama pandemi Covid-19 tersebut secara tidak langsung memengaruhi siklus tidur mayoritas orang.

Tak sedikit orang yang jadi kesulitan untuk tidur.

Menjaga kesehatan dengan cara memperhatikan asupan makanan serta kebugaran selama beraktivitas dari rumah saja seharusnya juga tidak mengabaikan pentingnya waktu istirahat di malam hari.

“Tidur adalah hal penting dari hidup kita dan karena itu terjadi otomatis, kita sering tidak menganggapnya penting,” kata pakar kesehatan tidur Colin A Espie dari Universitas Oxford Inggris.

Isdianto Kagumi Peran UMKM di Kepri Bantu Penanganan Virus Corona, Tetap Jaga Kualitas Produksi

Sempat Diusulkan Rp 315 M Lebih, Anggaran Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Batam Belum Final

Perubahan rutinitas selama karantina Covid-19, menurut dia, dapat mengganggu irama sirkadian tubuh yang akhirnya memengaruhi kualitas tidur.

“Karena kita kini hidup hanya di satu tempat, jadi batas antara waktu tidur dan terjaga sudah tercampur. Ini mengganggu ritme sirkadian, akibatnya adalah merasa kelelahan di siang hari dan pusing saat bangun tidur,” katanya. 

Cahaya matahari pagi juga berperan penting dalam siklus tidur karena reseptor mata bereaksi lebih kuat pada cahaya putih sinar matahari.

Menurut Espie, tubuh menggunakan cahaya matahari untuk melatih jam biologis 24 jam.

Selama masa karantina ini, semakin jarang orang yang terpapar sinar matahari karena bangun kesiangan atau malas ke luar rumah.

Hal ini mengakibatkan jam biologis tubuh sedikit berubah.

Ramalan Zodiak Hari Kamis 16 April 2020, Leo Ambil Keputusan Tergesa-gesa, Virgo Kerja Keras

Ramalan Zodiak Asmara Kamis 16 April 2020, Gemini Kurangi Sifat Posesif, Leo Bicara Hati ke Hati

“Sangat penting untuk menjaga rutinitas dan terpapar sinar matahari. Ini berarti, bangunlah pada pagi hari, buka jendela, berolahraga, mandi, mulai bekerja, dan sebagainya,” katanya.

Meski pun hanya di rumah saja, memiliki rutinitas yang terjadwal setiap hari akan membantu ritme tubuh.

Tidur di luar jam normal kita sangat tidak disarankan karena akan membuat irama sirkadian kacau.

Pola tidur akan berantakan dan membuat tidur makin sulit dan makin sebentar,” ujarnya.

Saat kita merasa mengantuk, tidur siang singkat disarankan.

Mereka yang merasa kelelahan saat bekerja di siang hari juga direkomendasikan untuk jalan sejenak keluar rumah namun tetap menjaga jarak dan terkena sinar matahari, ketimbang tidur.

Cara Mengatur Keuangan Keluarga saat WFH agar Tidak Jebol Pengeluaran

Satu Penumpang KM Kelud Positif Covid-19, Rute Pelayaran dari Tanjungpriok ke Kijang 20 Maret 2020

“Tidur ketika kita merasa lelah bisa memicu susah tidur sehingga akan timbul rasa cemas dan stres. Sebaliknya, ketika kita merasa stres tidur pun jadi lebih sulit," katanya.

Lebih lanjut, penderita insomnia dapat memperoleh kembali kendali tidurnya, tanpa tergantung pada obat-obatan.

Salah satunya dengan penggunaan aromaterapi.

Aroma lavender adalah wewangian paling populer untuk tidur, menurut American Academy of Sleep Medicine.

Bau bunga lavender dikenal untuk menimbulkan perasaan tenang dan relaksasi.

Maka tidak mengherankan, jika mencium aromanya bisa langsung tertidur.

Studi menunjukkan pijat dengan minyak esensial, terutama lavender, dapat menghasilkan kualitas tidur yang lebih baik, suasana hati lebih stabil, konsentrasi lebih baik, dan mengurangi kecemasan.

Penelitian menunjukkan aromaterapi dengan lavender memperlambat aktivitas sistem saraf, yang membantu meningkatkan kualitas tidur yang baik dan suasana hati positif pada mereka yang memiliki gangguan tidur.

(*)

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved