Jenazah Ibu Sempat Ditolak Warga, Anak Perawat RSUP Dr Kariadi Dapat Beasiswa Kuliah Sampai Lulus

Anak dari seorang perawat RSUP Dr Kariadi yang meninggal dunia karena positif Corona, akan mendapatkan beasiswa

TRIBUNBATAM.id - Anak dari seorang perawat RSUP Dr Kariadi yang meninggal dunia karena positif Corona, akan mendapatkan beasiswa.

Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) memberikan tali kasih untuk keluarga perawat RSUP Dr Kariadi itu.

Nantinya, anak dari perawat tesebut akan mendapatkan jaminan kuliah sampai lulus di Unimus setelah menyelesaikan pendidikan dari Sekolah Menengah Atas (SMA).

Dikutip dari TribunJateng.com, bantuan dan tali kasih tersebut diserahkan langsung oleh ektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Prof Masrukhi.

Dijelaskan oleh Ketua Jurusan Keperawatan Unimus, Dr Fatchul Mubin, beasiswa tersebut diberikan juga untuk menguatkan mental anak almarhumah.

Di sela pertemuan itu, Fatchul Mubin menyampaikan surat rektor Unimus perihal beasiswa sampai lulus kepada anak almarhumah.

Terpisah, Rektor Unimus Prof Masrukhi menuturkan, selama ini Unimus sangat mempedulikan para petugas kesehatan di rumah sakit yang menanganai pasien covid-19.

Prof Masrukhi mengajak, ketika ada perawat yang tertular dari pasien dan kemudian meninggal, mestinya lebih dihargai menghargai jasanya bukan malah ditolak.

Diketahui, jaminan kuliah sampai lulus tersebut diberikan ketika nanti sang anak telah lulus dari SMA.

Bila ingin melanjutkan kuliah di Unimus, maka anak dari almarhumah akan mendapatkan beasiswa penuh.

"Rektor Unimus semalam menghubungi saya. Anak pertama perawat itu dipastikan kalau mau masuk Unimus akan diberikan beasiswa penuh," ungkap Ketua DPW PPNI Jateng, Edy Wuryanto.

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved