Breaking News
Senin, 27 April 2026

Misteri Sepasang Mayat Tanpa Busana di Solo Terungkap, Bukan Karena Asmara, Tapi Harta

Mereka ditemukan di sebuah kontrakan mewah Jalan Pleret Utama RT 05 RW 12, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.

Ryantono Puji Santoso/Tribun Solo
Terduga pelaku pembunuhan kasus pria dan wanita yang ditemukan tewas tanpa busana di rumah kontrakan Jalan Pleret Utama RT 05 RW 12, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo digelandang polisi di Mapolresta, Rabu (15/4/2020) 

TRIBUNBATAM.id, SOLO- Warga Solo sempat dihebohkan dengan penemuan jasad pria dan wanita dalam kondisi tak berbusana.

Penemuan mayat tersebut terjadi pada Kamis pekan lalu. Misteri kematian dua mayat itupun akhirnya terungkap.

Bukan karena urusan asmara, ternyata dua orang itu tewas karena diracun seseorang yang ingin menguasai harta yang dibawa korban pria.

Mereka ditemukan di sebuah kontrakan mewah Jalan Pleret Utama RT 05 RW 12, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.

Terduga pelaku pembunuhan adalah G, warga Solo ditangkap di Bandara Adi Soemarmo.

BERITA POPULER KEMARIN, Penjelasan Soal Status Zona Merah di Batam Hingga Tumpukan Mayat di AS

Penemuan Mayat di parit, Kondisinya Sudah Membusuk dan Tidak Susah Dikenali

Dipaksa Mengaku Selingkuh, Pria Siksa Istri Siri Hingga Tewas, Mayat Ditenggelamkan di Sungai

Dari hasil penyidikan Polresta Solo, berikut kronologi serta fakta-fakta pembunuhan tersebut seperti dirangkum dari TribunSolo.com

Racun Tikus dalam Jus

Hasil penyidikan menunjukkan korban dibunuh lewat cara diberi racun tikus oleh pelaku.

Kasatreskrim Polresta Solo AKP Purbo Anjar Waskito mengatakan, modus yang dilakukan pelaku adalah memberikan jus buah yang ternyata sudah dicampur dengan racun tikus.

Korban Pria Bawa Uang Tunai Ratusan Juta

Tersangka G awalnya mengetahui bahwa korban So (49) hendak membeli tanah dan sudah membawa uang Rp 725 juta.

Adapun tersangka pada korban menawarkan ada tanah di kawasan Boyolali.

Namun, melihat uang korban, tersangka memiliki rasa ingin memiliki.

Tersangka kemudian menyiapkan racun tikus yang sudah diganti kemasannya.

"Tersangka mau menguasai uang Rp 750 juta," kata AKP Purbo Anjar Waskito saat rilis di Mapolresta Solo, Rabu (15/4/2020).

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 16 April 2020, Aries Praktis, Taurus Percaya Diri Menurun, Cancer Baik

Artis Twindy Rarasati Umumkan Dirinya Positif Corona, Dapat Ucapan Semangat dari Andrea Dian

Kronologi Pembunuhan

Saat sampai di rumah kontrakan mewah itu, tersangka minta korban wanita untuk membeli buah dan membuatkan jus.

"Korban wanita dikasih racun tikus yang sudah diganti kemasannya suruh mencampurkan ke jus, korban wanita itu tidak tahu kalau itu racun," papar AKP Purbo.

Kemudian kedua korban meminum jus tersebut.

Setelah minum jus tersebut kedua korban merasa badannya panas dan melepaskan pakaian mereka.

Memastikan korban meninggal, pelaku lalu membawa uang Rp 725 juta dan pergi dari kontrakan tersebut.

Pembunuhan ini terungkap saat saudara korban wanita datang menanyakan kondisi kakaknya.

Setelah itu, dilakukan pencarian, tersangka tertangkap di Bandara Adi Soemarmo Solo saat hendak kabur ke Jakarta.

Ditemukan Tanpa Busana

Kepolisian telah memeriksa 5 saksi terkait kasus penemuan dua mayat tanpa busana itu.

Kasatreskrim Polresta Solo AKP Purbo Anjar Waskito mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan dua orang yang tewas di dalam rumah tersebut.

Korban pria adalah So (49) warga Ciledug, Kota Tangerang, Banten.

Sedangkan sang wanita bernama Ti (36), warga Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

"Sudah dilakukan autopsi dan kirim sampel laboratorium forensik (labfor)," kata AKP Purbo kepada TribunSolo.com, Jumat (10/4/2020).

Selain itu, ada lima saksi yang diperiksa untuk menindaklanjuti dari kasus penemuan mayat tanpa busana itu.

Di antaranya saudara dari korban wanita, Linmas yang pertama kali dilapori, dan beberapa saksi lainnya.

"Hasil autopsi dan forensik diperkirakan ke luar satu minggu lagi," papar dia.

AKP Purbo juga menyatakan kemungkinan dua orang tersebut tewas lantaran keracunan minuman setelah mereka melakukan pemeriksaan pada bekas minuman yang ditemukan di lokasi kontrakan itu.

Berdasarkan hasil autopsi sementara melalui pemeriksaan jasadnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan.

"Kalau bekas penganiayaan tidak ada di tubuh kedua korban pria dan wanita," jelas AKP Purbo.

Cairan dari Mulut

Dua mayat yang ditemukan di rumah kontrakan di Jalan Preret Utama, RT 05 RW 12 Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, bukan warga Kota Solo.

Bahkan sempat menggemparkan warga sekitar pada Kamis (9/4/2020) sekitar 00.15 WIB saat ditemukan pertama karena tanpa busana dengan mulut mengeluarkan cairan.

Dari informasi yang dihimpun, korban pria adalah So (49) warga Cileduk, Kota Tangerang, Jawa Barat (Jabar) sedangkan sang wanita bernama Ti (36), warga Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai membenarkan kejadian tersebut.

Namun polisi masih melakukan penyelidikan terkait dua mayat pria dan wanita tersebut.

"Iya ditemukan telanjang, masih kita selidiki," papar Kombes Pol Andy Rifai, Kamis (9/4/2020).

Hal ini juga dibenarkan perangkat RT setempat, jika orang yang ditemukan tewas tersebut baru satu minggu berada di wilayahnya.

Diketahui, pemilik kontrakan lokasi pria dan wanita tewas telanjang tersebut belum melapor lantaran diketahui sedang sakit. (Riantono Puji Santoso)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul UPDATE Pengungkapan Temuan 2 Mayat di Banyuanyar Solo, Polisi Periksa 5 Saksi, Inilah Hasil Autopsi

Sumber: Tribun Solo
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved