Breaking News:

VIRUS CORONA DI BATAM

Berkerumun di Sei Panas Berharap Nasi dan Sembako Gratis, Warga Batam Dibubarkan Satpol PP

Warga yang berkumpul tersebut jumlahnya mencapai puluhan orang, yang sebagian besarnya berprofesi sebagai ojek online dan sisanya warga awam.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Warga Batam ramai memadati area depan Pos Penanggulangan Bahaya Kebakaran Wilayah Sei Panas, Jumat (17/4/2020). 

Warga yang berkumpul tersebut jumlahnya mencapai puluhan orang, yang sebagian besarnya berprofesi sebagai ojek online dan sisanya masyarakat awam.

Tak jauh dari kerumunan, dua mobil yang mengangkut personil Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) dan satu mobil Unit Pamobvit tampak berjaga mengawasi kerumunan tersebut.

Menurut salah satu warga bernama Erwin, dirinya ikut memadati pinggir jalan Laksamana Bintan, kelurahan Sei Panas, kecamatan Batam Kota, Batam, tersebut karena telah mendapat poster informasi pembagian sembako via whatsapp pada malam sebelumnya (16/4/2020).

Poster tersebut berisikan agenda pembagian 200 boks nasi kotak & sembako gratis yang diperuntukkan bagi anak kos, ojek online dan anak jalanan.

Warga Batam Wajib Social Distancing dan Pakai Masker Selama 14 Hari, RT/RW Diminta Isolasi Wilayah

Di dalam poster tersebut tercantum waktu dan tempat, yaitu Jumat s/d Sabtu (17-18 April 2020) pada pukul 12:00 WIB s/d selesai, bertempat di Jalan Besar Sei Panas Simpang Kuda Depan Ace Hardware.

Menurut informasi di poster, acara bagi-bagi nasi kotak dan sembako ini diinisiasi oleh Dermawan Group Singapore, 9 Hole Golf Club, dan Team Phantom (WDLNDS).

Mengikuti informasi di poster itu, Erwin bersama warga lainnya pun mengaku sudah menunggu pembagian jatah sembako tersebut sejak pukul 09:00 WIB.

Sejak pagi itu, kerumunan orang makin membesar dan melebar hingga ke pinggir jalan raya.

"Situasi udah sulit begini, kalau ada informasi pembagian sembako ya pasti kami datangi. Meskipun kami sudah didata oleh RT/RW untuk pembagian sembako, tapi kalau ada informasi begini ya pasti semua warga pada berbondong-bondong. Soalnya lagi butuh juga," ujar Erwin yang datang bersama istri dan anaknya.

Akan tetapi, harapan warga memperoleh sembako kala itu pupus, oleh karena kerumunan orang terpaksa dibubarkan oleh anggota Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang.

Salah satu anggota Polisi mengimbau warga untuk segera meninggalkan lokasi sebab kerumunan orang tersebut telah menyalahi aturan physical distancing.

"Tidak ada pembagian sembako, hoaks itu. Adanya rencana pembagian nasi kotak saja 200 bungkus, tapi tidak jadi, karena orang-orang jadi berkerumun begini," kata salah satu anggota Sat Sabhara Polresta Barelang.

Beberapa waktu kemudian, para personil Satpol PP juga ikut turun membubarkan warga yang masih berkumpul di pinggir jalan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved