TRIBUN WIKI
BISA DICOBA! Ini 5 Manfaat dan Khasiat Daun Pepaya Bagi Kesehatan
Tanaman pepaya tidak hanya bisa dinikmati buahnya, daun pepaya juga memiliki beragam khasiat bagi kesehatan tubuh.
TRIBUNBATAM.id - Pepaya merupakan salah satu tumbuhan yang mudah dijumpai di Indonesia.
Tanaman dengan nama ilmiah Carica Papaya ini adalah jenis tanaman buah tropis asli Meksiko dan Amerika Selatan.
Saat ini, pepaya adalah salah satu tanaman yang paling banyak dibudidayakan di dunia.
Buah, biji, dan daun pepaya sering digunakan dalam berbagai olahan kuliner maupun pengobatan tradisional.
Bukan buahnya saja yang nikmat dan berkhasiat, daun pepaya juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh.
Faktanya, daun pepaya mengandung senyawa tanaman unik yang memiliki potensi farmakologis luas dalam penelitian terhadap hewan.
• Ragam Khasiat dalam Jambu Biji, Salah Satunya Bisa Menjaga Kekebalan Tubuh
Daun ini dapat diolah menjadi teh, ekstrak, tablet, dan jus, sebagai obat maupun suplemen untuk kesehatan.
Melansir Warta Kota Wiki dari laman Healthline, daun pepaya memiliki beragam manfaat bagi kesehatan :
1. Mengobati gejala yang berhubungan dengan demam berdarah
Salah satu manfaat paling menonjol dari daun pepaya adalah potensi mengobati gejala-gejala demam berdarah.
Dengue adalah virus yang ditularkan nyamuk ke manusia dan menyebabkan gejala seperti flu, demam, kelelahan, sakit kepala, mual, muntah, dan ruam kulit.
Kasus parah juga dapat menyebabkan berkurangnya kadar trombosit dalam darah.
Kadar trombosit rendah dapat berkontribusi pada peningkatan risiko pendarahan dan berpotensi fatal jika tidak diobati.
Meskipun saat ini tidak ada obat untuk demam berdarah, beberapa perawatan tersedia untuk menangani gejalanya, salah satunya adalah daun pepaya.
Tiga penelitian pada manusia yang melibatkan ratusan orang dengan demam berdarah menemukan bahwa ekstrak daun pepaya secara signifikan meningkatkan kadar trombosit darah.
Terlebih lagi, terapi daun pepaya hanya memiliki sedikit efek samping dan terbukti jauh lebih efektif daripada perawatan konvensional.
2. Menyeimbangkan gula darah
Daun pepaya sering digunakan dalam pengobatan tradisional Meksiko sebagai terapi alami untuk mengobati diabetes dan meningkatkan kontrol gula darah.
Studi pada tikus dengan diabetes telah menemukan ekstrak daun pepaya memiliki antioksidan kuat dan efek penurun gula darah.
Hal ini disebabkan kemampuan daun pepaya untuk melindungi sel-sel yang memproduksi insulin di pankreas dari kerusakan dan kematian dini
Namun, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa efek sama atau serupa dapat terjadi pada manusia.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah daun pepaya dapat digunakan untuk membantu mengelola kadar gula darah tinggi pada manusia.
3. Menyehatkan pencernaan
Teh dan ekstrak daun pepaya sering digunakan sebagai terapi alternatif untuk mengurangi gejala pencernaan tidak nyaman, seperti gas, kembung, dan mulas.
Daun pepaya mengandung serat, nutrisi yang mendukung fungsi pencernaan sehat dan senyawa unik yang disebut papain.
Papain memiliki kemampuannya untuk memecah protein besar menjadi lebih kecil, lebih mudah dicerna protein dan asam amino.
Bahkan daun pepaya digunakan sebagai pelunak daging dalam praktik kuliner.
Studi menunjukkan bahwa penggunaan tambahan bubuk papain yang bersumber dari buah pepaya mampu mengurangi gejala pencernaan negatif seperti sembelit dan mulas pada orang-orang dengan sindrom iritasi usus (IBS).
4. Memiliki efek anti-inflamasi
Daun pepaya sering digunakan untuk menyembuhkan berbagai kondisi peradangan internal dan eksternal, termasuk ruam kulit, nyeri otot, dan nyeri sendi.
Daun pepaya mengandung berbagai nutrisi dan senyawa tanaman dengan potensi manfaat anti-inflamasi, seperti papain, flavonoid, dan vitamin E.
Satu studi menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya secara signifikan mengurangi peradangan dan pembengkakan di kaki tikus karena radang sendi.
5. Bagus untuk pertumbuhan rambut
Aplikasi masker dan jus daun pepaya sering digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan rambut dan kesehatan kulit kepala.
Tetapi bukti untuk mendukung kemanjurannya untuk tujuan ini masih terbatas.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres oksidatif tinggi dalam tubuh dapat berkontribusi pada kerontokan rambut.
Makan makanan kaya antioksidan dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan selanjutnya meningkatkan pertumbuhan rambut.
Daun pepaya mengandung beberapa senyawa dengan sifat antioksidan, seperti flavonoid dan vitamin E.
Ketombe disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jamur yang disebut Malassezia.
Jamur ini dapat menghambat pertumbuhan rambut.
Daun pepaya telah menunjukkan sifat antijamur dalam studi tabung reaksi, sehingga sering dianggap mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala.
Namun, masih diperlukan studi lanjutan untuk membuktikan hal ini. (TRIBUNBATAM.ID/WIDI WAHYUNINGTYAS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/daun-pepaya_20160823_203224.jpg)