Kamis, 30 April 2026

TRIBUN WIKI

Lemah dan Letih Bisa Jadi Gejala Anemia, Simak 9 Jenis dan Faktor Penyebabnya

Anemia merupakan penyakit yang ditimbulkan karena kurangnya jumlah sel darah merah dari batas semestinya.

Tayang:
KOMPAS.COM
Ilustrasi Anemia. Merasa lemah, letih, dan lesu bisa jadi merupakan tanda jika Anda terkena anemia. 

TRIBUNBATAM.id - Merasa lemah, letih, dan lesu bisa jadi merupakan tanda jika Anda terkena anemia.

Anemia merupakan penyakit yang ditimbulkan karena kurangnya jumlah sel darah merah dari batas semestinya.

Biasanya, kondisi ini terjadi ketika hemoglobin di dalam sel darah merah tidak cukup.

Wanita dan orang-orang dengan penyakit kronis seperti kanker memiliki risiko tinggi terkena anemia.

Penyebab anemia yakni produksi sel darah merah yang kurang.

Selain itu, anemia bisa disebabkan karena kehilangan darah secara berlebihan.

Hancurnya sel darah merah yang terlalu cepat juga menyebabkan terjadinya anemia.

Redakan Wasir hingga Turunkan Berat Badan, Simak 7 Manfaat Pare Bagi Kesehatan

Jenis 

Melansir Tribunnews Wiki, berikut beberapa jenis anemia :

1. Anemia defisiensi B12

2. Anemia defisiensi folat

3. Anemia defisiensi besi

4. Anemia karena penyakit kronis

5. Anemia hemolitik

6. Anemia aplastik

7. Anemia pernisiosa

8. Anemia sel sabit

9. Talasemia

Faktor penyebab Anemia

Seseorang yang mengalami anemia biasanya dipengaruhi beberapa faktor. 

Berikut hal-hal yang menjadi faktor anemia :

- Stimulasi produksi sel darah merah yang tidak memadai oleh hormon erythropoietin.

- Kekurangan zat besi seperti B-12 atau folat

- Memiliki riwayat penyakit kronis, seperti kanker, ginjal, rheumatoid arthritis.

- Sedang mengandung.

- Memiliki masalah kesehatan dengan sumsum tulang seperti limfoma, leukemia, dan anemia aplastik.

Gejala

Seseorang yang mengalami anemia dapat berupa gejala-gejala seperti berikut :

- Lemas dan cepat lelah

- Sakit kepala dan pusing

- Kulit terlihat pucat atau kekuningan

- Detak jantung tidak teratur

- Napas pendek

- Nyeri dada

- Dingin di tangan dan kaki

Diagnosis

Untuk mengetahui seseorang tersebut menderita anemia atau tidak, maka perlu melakukan beberapa cek darah.

Biasanya, dokter akan memeriksa sampel darah pasien untuk dapat mengetahui kadar hemoglobin yang terdapat dalam darah.

Melalui tes darah, dokter juga dapat mengukur kadar zat besi, vitamin B12, dan asam folat dalam darah, serta memeriksa fungsi ginjal.

Selain itu, biasanya dokter juga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti melihat lambung atau usus, USG, dan pemeriksaan sumsum tulang.

Pengobatan

Berikut pengobatan yang dapat dilakukan oleh penderita anemia :

1. Transfusi darah.

2. Pemberian obat yang dapat menekan sistem kekebalan tubuh.

3. Konsumsi zat besi, vitamin B12, asam folat, vitamin dan mineral lainnya.

4. Jika anemia parah, maka perlu suntikan erythropoietin untuk meningkatkan produksi sel darah merah di sumsum tulang.

Sumber: TribunnewsWiki
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved