Sabtu, 11 April 2026

Bertengkar di Warung Kopi, Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah Dikeroyok Dua Orang

Warga Desa Ajinembah, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, dikagetkan terjadinya perkelahian berdarah di warung kopi, Senin (20/4/2020) malam.

Editor: Eko Setiawan
istimewa
Ilustrasi - Pengeroyokan orang tak dikenal 

TRIBUNBATAM.id, MEREK - Seorang pria tewas dikeroyok oleh dua orang dikedai kopi.
Sebelum bertengkar, pelaku sempat cekcok.
Diduga pelaku dan korban memang sudah ada permasalahan sebelumnya.
Warga Desa Ajinembah, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, dikagetkan terjadinya perkelahian berdarah di warung kopi, Senin (20/4/2020) malam.

Conor McGregor Petarung UFC Profesional yang Punya Bayaran Tertinggi di Dunia

Honorer Pemprov Tewas Dibunuh Suami Temannya, Usil Sering Kirim Foto dan Video Telanjang

Sambil Beri Imbauan Covid-19, Anggota Polsek KKP Bagikan Sembako di Pelabuhan Internasional Sekupang



Duel maut yang melibatkan tiga orang pemuda ini menelan korban jiwa.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan mengatakan, perkelahian di Desa Ajinembah itu terjadi sekira pukul 22.00 WIB.

Korban Jupri Peranginangin tewas bersimbah darah setelah ditusuk oleh dua pelaku yakni Moranta Sinuraya dan Roy Imanuel Sinuraya.

Sastrawan menjelaskan, awal mula perselisihan tersebut ketika korban tiba di sebuah warung kopi, dan bertemu dengan Moranta.

Keduanya diduga sudah ada permasalahan sebelumnya.

Baru Saja Bebas Berkat Program Asimilasi, Mauwid Kembali Ditangkap Karena Perampasan Tas

Pembegalan di Sidoarjo, Korban Bawa Kabur Uang Rp 130 Juta, Korban Sudah Diikuti Sejak di Bank

Di warung tersebut, korban pun sempat menyinggung pelaku.

"Awalnya korban ini baru sampai, pas melihat pelaku sudah ada di warung tersebut, korban ini sempat menyindir pelaku," ujar Sastrawan, saat ditemui di Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Selasa (22/4/2020).

Sastrawan menjelaskan, pelaku tidak terima disindir dan langsung kembali ke rumahnya.

Tak lama kemudian, seorang saksi memberitahukan kepada Roy Imanuel tentang perkataan korban terhadap Montana.

Alhasil, Roy mengajak Moranta untuk kembali mendatangi korban ke warung kopi tersebut.

"Jadi karena tidak terima dengan perkataan korban, kedua terduga pelaku ini langsung mendatangi korban ke warung kopi tersebut. Dan keduanya sudah membekali diri dengan pisau yang diselipkan di pinggangnya," katanya.

Sesampainya di warung tersebut, perkelahian tak terhindarkan.

Korban yang juga sudah mengantongi pisau berusaha untuk memberikan perlawanan.

Namun, korban tak berdaya akibat dikeroyok oleh kedua pelaku.

Roy memegang tangan korban, dan Moranta mengambil pisau milik korban kemudian menusuk perut dan punggung korban.

"Jadi pelaku Roy ini, langsung menangkis tangan korban dan memegangnya. Kemudian, pelaku kedua langsung mengambil pisau korban dan menusukkan ke perut dan punggung korban sebanyak satu kali," ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved