VIRUS CORONA
Gejala Baru Akibat Virus Corona, Muncul Lesi Keunguan di Sekitar Jari Kaki Khususnya Anak dan Remaja
Untuk diketahui, lesi kulit adalah jaringan kulit yang tumbuh abnormal, baik di permukaan maupun di bawah permukaan kulit
TRIBUNBATAM.id, MADRID - Dampak yang ditimbulkan akibat terinfeksi virus corona atau covid-19 cukup beragam.
Terbaru, di Spanyol ditemukan tanda baru, dimana banyak orang yang terinfeksi Covid-19 melaporkan munculnya lesi dermatologis kecil di kaki mereka.
Tanda-tanda seperti campak itu kebanyakan dialami anak-anak dan remaja.
• BERITA POPULER KEMARIN, Mantan Kapolda Kepri Jadi Dirut Pelindo Hingga Bocah 8 Tahun Positif Corona
• Pandemi Covid-19 Jadi Penyebab Harga Minyak Dunia Anjlok Hingga di Bawah 0 Dolar AS per Barrel
• Data Corona di 34 Provinsi di Indonesia Hingga Selasa (21/4) Pagi, DKI Jakarta 3,097, Jawa Barat 747
Dilaporkan, lesi di kaki muncul sebelum gejala virus corona lain muncul.
Hal ini mungkin bisa menjadi tanda awal timbulnya penyakit Covid-19.
Untuk diketahui, lesi kulit adalah jaringan kulit yang tumbuh abnormal, baik di permukaan maupun di bawah permukaan kulit.
"Temuan aneh ini telah dilaporkan dalam banyak kasus di beberapa negara, termasuk Italia, Perancis, dan Spanyol," menurut penyataan yang dikeluarkan oleh Dewan Umum Perguruan Tinggi Podiatris (dokter spesialis masalah kaki) di Spanyol.
Dilansir IFL Science, Jumat (17/4/2020), lesi berwarna keunguan mirip cacar air atau chilblains (peradangan di pembuluh darah kecil yang ada di sekitar jempol kaki, red) itu muncul di sekitar jari kaki dan sering sembuh tanpa meninggalkan bekas di kulit.
"Dewan Podiatris mendesak perguruan tinggi dan anggotanya untuk sangat waspada. Karena ini (lesi di kaki) mungkin merupakan tanda deteksi Covid-19 yang dapat membantu mencegah penyebaran," imbuh pernyataan dewan tersebut.
"Dewan Podiatris ingin mengingatkan para orangtua dan kemungkinan korban, mengingat sifat lesi yang jinak maka tanda ini harus dipantau."
"Termasuk munculnya gejala klinis lain yang merupakan karakteristik Covid-19, seperti batuk, demam, gangguan pernapasan, dan lainnya."
Federasi Podiatris Internasional mengungkap temuan ini dalam laporan kasus yang menggambarkan seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun tiba-tiba memiliki lesi di kaki berdiameter antara 5-15 milimeter bulan lalu.
Dua hari kemudian, bocah itu mengalami demam, nyeri otot, sakit kepala, gatal-gatal hebat, serta muncul sensasi rasa terbakar di kaki yang berlangsung lebih dari seminggu, sebelum sembuh dengan sendirinya.
Dokter tidak dapat mengonfirmasi bahwa lesi di kaki dipicu oleh Covid-19 karena situasi darurat yang sedang dihadapi Italia saat ini.
Namun, ada kemungkinan bocah itu tertular virus corona baru dari ibu dan saudara perempuannya yang dikonfirmasi Covid-19 lebih dulu, sebelum lesi d kaki muncul.
• 60 Ucapan Selamat Puasa Ramadan 1441 H, Kata Mutiara, Pantun & Puisi Minta Maaf, Bisa Share di WA