VIRUS CORONA DI BATAM
Ditelepon BNPB, BTKL-PP Kelas I Batam Bakal Dapat Bantuan 200 Reagen, Pendukung Pemeriksaan Swab
BTKL-PP Kelas I Batam sempat kekurangan reagen untuk mendeteksi virus Corona dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas I Batam bakal mendapat bantuan 200 pereaksi kimia (reagen) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Reagen diperlukan untuk mendukung pemeriksaan sampel swab pasien Covid-19.
BTKL-PP Kelas I Batam sempat kekurangan reagen untuk mendeteksi virus Corona dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).
"Saya barusan dapat info dari BNPB BTKL-PP Batam akan mendapatkan bantuan 200 Reagen," ujar Kepala BTKL-PP Kelas I Batam, Slamet Siswanto , Rabu (22/4/2020).
Ia mengungkapkan, ketersediaan reagen di BTKL-PP Kelas I Batam masih dianggap cukup. Dengan bantuan Reagen dari BNPB tersebut, Slamet berharap bisa mengcover sementara pemeriksaan sampel Swab yang ada di Provinsi Kepri.
"Saat ini masih cukup. Lebih kurang ada 50 reagen lagi yang ada pada kami. Mudah-mudahan itu bisa untuk melakukan pengujian sampel sampel yang ada," ucapnya.
Tidak hanya reagen, ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD), diakuinya juga masih mencukupi. Slamet menyebutkan, selain bantuan APD pihaknya juga setiap hari diberikan suport oleh PSMTI dan Buddha Buddha Tzu Chi
"Untuk APD para petugas saat ini masih aman dimana bantuan dari beberapa pihak juga terus berdatangan salah satunya PSMTI dan Buddha Tzu Chi dan masih tercukupi. Mereka juga mengantarkan makanan kepada tim BTKL-PP yang melakukan pengujian sampel swab. Selain itu, mereka juga memberi semangat dan dukungannya kepada kami," katanya.
Sempat Terkendala
Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas I Batam sejak dua hari terakhir terhitung Sabtu (18/4) terkendala dalam melakukan pemeriksaan sampel swab suspect Covid-19.
Ini dikarenakan kekurangan pereaksi kimia (reagen) untuk mendeteksi Covid-19 menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).
Kepala BTKL PP kota Batam Slamet Siswanto, mengatakakan, pihaknya akan mendapat tambahan pereaksi kimia itu, Senin (20/4/2020).
Sebanyak 50 reagen rencananya akan datang untuk memeriksa 50 sampel swab.
"Sebetulnya itu tidak habis, memang kami menunggu kedatangan 50 Reagen untuk Pemeriksaan 50 Sampel," ujar Slamet, Minggu (19/4/2020).
• Ketua STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang Tanggapi Soal Napi Asimilasi Berulah Lagi
• Tradisi Halal Bi Halal, Dimanfaatkan Untuk Mempererat Silaturahmi Pasca Lebaran Idul Fitri
Slamet menjelaskan bahwa dalam dua hari terakhir Sabtu dan Minggu tim BTKL-PP Batam hanya melakukan proses unboxing (pembukaan sampel) lalu dilanjutkan dengan ekstraksi untuk mendapatkan RNA dari Sars Cov2.