VIRUS CORONA
Profesor di Sumsel Klaim Temukan Obat Corona, Tak Lebih dari 5 Hari Pasien Covid-19 Sembuh!
Seorang Profesor di Sumatera Selatan mengaku menemukan obat virus corona yang mampu mengobati pasien covid-19
Melansir kompas.com, Slawomir Michalak, seorang pekerja pabrik berusia 57 tahun dari pinggiran barat kota Chicago, termasuk di antara peserta dalam studi di Chicago.
Salah satu putrinya mulai merasa sakit pada akhir Maret dan kemudian didiagnosis dengan Covid-19 ringan.
Michalak, sebaliknya, mengalami demam tinggi dan melaporkan sesak napas dan sakit parah di punggungnya.
"Rasanya seperti seseorang meninju saya di paru-paru," katanya kepada STAT News.
Atas desakan istrinya, Michalak pergi ke rumah sakit Universitas Kedokteran Chicago pada Jumat, 3 April.
Demamnya melonjak hingga 104 dan dia berusaha untuk bernapas.
Di rumah sakit, dia diberi oksigen tambahan.
Dia juga setuju untuk berpartisipasi dalam uji coba klinis kasus Covid-19 yang parah dari Gilead.
Infus remdesivir pertama yang diberikan adalah pada Sabtu, 4 April.
“Demam saya turun segera dan saya mulai merasa lebih baik,” kata Michalak.
Dosis kedua pada Minggu, Michalak mengatakan dia tidak memerlukan bantuan oksigen tambahan.
Dia menerima dua infus remdesivir setiap hari dan cukup pulih untuk dikeluarkan dari rumah sakit pada Selasa, 7 April.
“ Remdesivir adalah keajaiban,” kata Michalak.
DISCLAIMER: WHO sampai saat ini belum mengakui vaksin maupun obat Corona
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Seorang Profesor di Sumsel Mengaku Menemukan Antivirus Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/10-4-2020-ilustrasi-covid-19.jpg)