Jumat, 24 April 2026

VIRUS CORONA DI JAWA BARAT

Satu Kampung di Garut Terpaksa Diisolasi dan 315 KK Harus Diam di Rumah, Ini Penyebabnya

"Ada 315 KK yang akan diisolasi mandiri, mungkin kampung di sekitarnya juga akan dalam pengawasan ketat,” kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman

Editor: Mairi Nandarson
KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman memberikan arahan kepada camat dan kepala desa terkait isolasi mandiri satu kampung, di depan pintu masuk kampung yang diisolasi, Rabu (22/04/2020) 

Ada tiga jalan yang bisa menjadi pintu masuk ke kampung tersebut dari jalan raya.

Semuanya akan dijaga satgas Covid-19 Desa Cigedug.

Sementara itu, sebuah posko dibangun di dekat pintu masuk kampung tersebut yang dijadikan tempat menampung bantuan dari berbagai pihak untuk warga yang diisolasi.

Untuk bantuan pertama, sebanyak 350 paket sembako pun telah diturunkan di posko dan akan langsung disebarkan kepada warga seiring diberlakukannya isolasi mandiri.

3 kecamatan lakukan social distancing ketat

Selain satu kampung diisolasi, menurut Helmi, ada tiga kecamatan sekitar Kecamatan Cigedug, yaitu Kecamatan Cikajang, Bayongbong, dan Cisurupan, yang akan diberlakukan kebijakan social distancing dan phsyical distancing secara ketat.

“Kalau di Bayongbong dan Cisurupan, memang belum ada yang reaktif, tapi pasien yang meninggal kemarin sempat dirawat di Puskesmas Cisurupan, keluarganya juga tersebar dan yang sempat menengok dan yang ikut menguburkan itu cukup banyak,” kata Helmi.

\\

\\

\\

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Satu Kampung di Garut Diisolasi, 315 KK Harus Diam di Rumah "
Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved