VIRUS CORONA DI BATAM
Warga Diimbau Tak Mudik, Pemko Minta Kelud Tak Bawa Penumpang ke Batam, Hanya Boleh Bawa Barang
Pemko Batam menyurati Dirjen Perhubungan Laut meminta pembatasan operasional Kapal Pelni dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Walikota Batam, Muhammad Rudi menyurati Direktorat jenderal Perhubungan Laut meminta pembatasan operasional Kapal Pelni dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 semakin meluas di wilayah Kota Batam.
Hal ini dilakuan karena ditemukannya sebanyak 40 orang ABK kapal yang hasil rapid testnya reaktif beberapa waktu lalu.
"Saya sudah bikin surat, Kelud boleh masuk tak boleh bawa penumpang, barang saja. Saya surati ke Dirjen Perhubungan laut," tegas Rudi, Rabu (22/4/2020).
Adapun isi surat tersebut di antaranya:
• Larangan Mudik Lebaran! Kemenhub Sebut Tak Ada Penutupan Jalan Tol
1.Bahwa merujuk surat direktorat jenderal perhubungan laut nomor: PR.101/133/DA-2020, perihal optimalisasi operasi kapal PSO penumpang dan perintis di masa karantina wilayah akibat Covid-19 tanggal 3 April 2020 dan memperhatikan peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 9 tahun 2020 tanggal 3 april 2020 tentang pedoman pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan corona virus disease 2019.
2. Bahwa dalam rangka upaya menekan penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kota Batam, kami memandang perlu untuk membatasi masuknya lalu lintas orang tujuan Batam yang berasal dari wilayah Indonesia yang terinfeksi Covid-19, yang masuk dengan menggunakan kapal penumpang melalui pelabuhan laut Batam
3. Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, dimohon kiranya untuk sementara waktu Pelni tidak melayani pengangkutan orang/penumpang melainkan hanya pengangkutan barang saja ke Kota Batam dari berbagai daerah tujuan asal.
Selain itu, Rudi juga mengimbau warganya tidak mudik selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Bahkan tetap harus menjalankan ibadah di rumah masing-masing.
"Mau mudik pun nanti di daerah tujuan di karantina, ngapain 14 hari di karantina, tujuan mau ke rumah, lebih baik di sini aja, di mana Anda berada di situ puasa, berdoa supaya covid ini dicabut," tegasnya. (Tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/12042020_km-kelud2.jpg)