VIRUS CORONA DI AS
Donald Trump Usulkan Obati Covid-19 Lewat Suntik Disinfektan, Begini Tanggapan Pakar
Donald Trump kembali menuai kontroversi di Amerika Serikat terkait dengan wabah Covid-19. Kali ini, ia usulkan suntik disinfektan untuk obati Covid-19
TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON - Donald Trump kembali menuai kontroversi di Amerika Serikat terkait dengan wabah virus Corona atau Covid-19.
Kali ini, Presiden Amerika Serikat itu mengusulkan untuk suntik disinfektan sebagai alternatif pengobatan Covid-19.
Bahkan, Donald Trump juga mengusulkan dengan sinar UV (ultraviolet), bisa iradiasi tubuh pasien virus Corona.
"Jadi seandainya tubuh kita terpapar - oleh sinar ultraviolet atau cahaya yang sangat kuat, saya pikir Anda mengatakan belum memeriksa tetapi Anda akan mengujinya," ucap Trump ke Dr Deborah Birx koordinator respons virus Corona Gedung Putih.
"Dan kemudian saya berkata, seandainya Anda memasukkan cahaya ke dalam tubuh, yang bisa Anda lakukan melalui kulit atau dengan cara lain.
Saya pikir Anda mengatakan akan mengujinya juga. Kedengarannya menarik," lanjut Trump.
• Dihubungi via Telepon, Donald Trump Sebut Jokowi Meminta Ventilator ke Amerika Serikat
"Lalu saya melihat disinfektan membasminya dalam satu menit. Satu menit. Dan apakah ada cara kita bisa melakukan sesuatu seperti itu, dengan menyuntikkan ke dalam atau hampir membersihkan?"
"Jadi akan menarik untuk memeriksanya," ungkapnya sebagaimana dikutip BBC Jumat (24/4/2020).
Terkait ide-ide Trump itu, sejumlah dokter AS mengungkapkan pandangannya.
Dr Deborah Birx mengatakan, usulan Trump tentang sinar UV hilangkan virus Corona belum bisa dilakukan.
"Bukan sebagai pengobatan," kata Dr Birx. "Maksud saya, tentu saja demam adalah hal yang baik, ketika Anda demam itu membantu tubuh merespons. Tetapi saya belum melihat panas atau cahaya (sebagai pengobatan)," terangnya dikutip dari BBC.
Kemudian analisis dari Rachel Schraer wartawan kesehatan BBC mengemukakan, disinfektan hanya dipakai untuk permukaan beda bukan tubuh manusia.
"Menggunakan disinfektan dapat membunuh virus di permukaan. Ini adalah ide yang sangat bagus untuk menjaga kebersihan barang yang Anda sentuh, menggunakan produk dengan sifat anti-mikroba - misalnya, zat dengan kandungan alkohol tinggi."
Ada juga beberapa bukti bahwa secara umum, virus pada permukaan mati lebih cepat ketika terkena sinar matahari langsung.
"Tetapi kita tidak tahu berapa banyak atau berapa lama kulit harus terkena agar sinar UV memiliki efek," terang Schraer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/donald-trumpp.jpg)