Tiga Orang Tanpa Gejala Positif Covid-19, Dua dari Tanjungpinang dan Satu di Batam
Ia menjelaskan penambahan tiga pasien itu menjadikan kelompok OTG yang terkonfirmasi positif sudah ada 12 orang
TRIBUNBATAM.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau (Kepri), kembali merilis ada tambahan tiga pasien terkonfirmasi positif.
Tiga pasien positif ini sebelumnya masuk dalam kelompok Orang Tanpa Gejala (OTG).
Penambahan tiga pasien tersebut membuat jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kepri menjadi 57 orang, di luar cluster KM Kelud di RS Darurat Galang yang berjumlah 29 orang.
“Tiga yang terkonfirmasi positif masing-masing dua di Tanjungpinang dan satu di Batam.
• Bandara Tutup Semua Layanan Penerbangan Komersil, AP II dan Maskapai Membidik Bisnis Kargo
Mereka sebelumnya masuk dalam kelompok OTG. Dari pemeriksaan swab test hasilnya positif,” kata Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto, di Perumahan Sukajadi, Batam, Minggu (26/04/2020).
Ia menjelaskan penambahan tiga pasien itu menjadikan kelompok OTG yang terkonfirmasi positif sudah ada 12 orang.
Isdianto melanjutkan, bahwa hingga Minggu kemarin tercatat 1.872 OTG di Kepri, di mana 75 orang di antaranya hasil laboratoriumnya dinyatakan negatif Covid-19.
Gugus Tugas juga mencatat OTG terbanyak berada di Kota Batam.
• Bantu PMI Mobil dan Alkes, Isdianto Optimistis Tren Pasien Covid-19 yang Sembuh di Kepri Meningkat
Dari 1.027 OTG yang terdata sudah keluar 42 hasil lab negatif dan empat positif.
Sedangkan di Tanjungpinang jumlah OTG mencapai 492 orang dan empat di antaranya positif.
OTG yang tinggi juga tercatat di Karimun sebanyak 213 orang diikuti Bintan sebanyak 130 orang serta 10 OTG di Natuna.
Ia menambahkan saat ini sudah ada 287 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kepri, dan 213 pasien sudah selesai pengawasannya serta 74 orang lainnya masih dirawat.
Jumlah PDP terbanyak berada di Batam sebanyak 187 orang, yang 142 orang di antara sudah selesai pengawasan dan 45 orang masih dalam pengawasan.
• Mengenal Masjid Agung Banten, Salah Satu Masjid Tertua di Indonesia, Dibangun Tahun 1552
Sedangkan di Tanjungpinang dari 59 PDP, 36 orang dinyatakan selesai pengawasan dan 23 masih dalam perawatan dan pengawasan.
“Kemudian PDP di Karimun pun yang sudah selesai pengawasan sampai 13 orang dari jumlah 16 pasien yang tercatat,” ujarnya.