Sabtu, 16 Mei 2026

NEWS VIDEO

VIDEO - Mahasiswa STIKOM Muhammadiyah Batam Ini Ciptakan Mesin Cuci Tangan Otomatis

Dengan alat ini, penggunanya tidak perlu menekan kran air untuk bisa mencuci tangan.

Tayang:

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tingkat penyerbaran virus Corona atau COVID-19 di beberapa daerah tanah air cukup mengkhawatirkan.

Sejumlah tempat saat ini menyediakan kran air dan sabun untuk cuci tangan. Hal ini mengurangi dampak Corona.

Mungkin banyak yang tidak tahu, jika gagang kran air yang dipegang oleh banyak orang berpotensi steril dari bakteri.

Ini yang ditangkap Mardani Efendi, mahasiswa semester akhir STIKOM Muhammadiyah Batam (SMB).

Ia membuat suatu alat terpadu pencuci tangan otomatis. Dengan alat ini, penggunanya tidak perlu menekan kran air untuk bisa mencuci tangan.

Bermodal Rp 300 ribu, alat pencuci tanga ini bisa dibuatnya dengan mudah.

Bahan dasarnya adalah, galon berisi sekitar 19 liter, Mikrokontrler Arduino, sensor, baterai laptop bekas (adaptor) 9 volt.

"Jadi total harga hanya Rp300 ribu. Barang yang diperoleh ini juga barang bekas. Bukan barang baru," kata Mardani kepada TribunBatam.id, Kamis (23/4/2020).

Ia menjelaskan, mikrokontrler arduino sebagai otak alat tersebut. Komponen ini berfungsi mengendalikan semua yang di program.

Kemudian, alat tadi menghubungkan sensor yang berada di selang dan motor mini yang berada di samping galon untuk memompa air tersebut.

"Sehingga, saat kita cuci tangan tidak menekan tombol. Tinggal kita dorong tangan kita di mulut kran maka keluar sendiri airnya. Karena saat benda yang dekat dengan mulut kran air bergerak sendiri karena ada sensor. Sehingga memompa dan out put akhir keluar air tanpa harus kita pegang mulut kran. Demikian juga pada sabun," tambahnya.

Mardani mengatakan, temuan dia ini sudah disumbangkan ke salah satu RT di Batuaji.

 Polisi Ungkap Motif Pelaku Pembacokan Satu Keluarga, Pelaku Panik Saat Aksinya Ketahuan

 Komisi I Anjurkan Biro Humprohub Sebarkan Kegiatan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepri

 

Ia berharap,  alat ini bisa mengurangi penyebaran virus Corona. Karena tidak ada yang tahu kepastian steril tangan saat menekan tombol kran air dan sabun. "Jadi dengan alat ini meminimalisir mungkin penyebaran melalui sisa sentuhan tangan pada kran," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Muhammadiyah Batam, Mohd Iqbal ST, M.kom mengapresiasi alat ciptaan mahasiswanya itu.

Menurutnya, dalam pandemi Covid-19, mahasiswa mau berinovasi membuat alat yang sesuai dengan pelajarannya di kampus dalam membuat alat tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved