VIRUS CORONA DI BINTAN
Jumlah PDP Corona di Bintan 18 Orang, 2 Diantaranya Positif Covid-19, Meninggal 3 Orang
Kadinkes Bintan, dr Gama mengatakan, dari 18 PDP di Bintan sudah diambil sampel. 13 negatif Corona, 2 positif, 3 lainnya masih proses lab
TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Data perkembangan Corona di Bintan, sebanyak 18 orang dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) per Jumat (24/4/2020) lalu.
Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan juga diketahui, 98 orang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Dari jumlah itu, sebanyak 78 orang sudah selesai dalam pemantauan.
"Sementara ODP yang masih proses dalam pemantauan ada sebanyak 20 orang," terangnya, Minggu (26/4/2020).
Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) diketahui sebanyak 35 orang.
• Dulu Sehari Bisa Dapat Rp 3 Juta, Begini Nasib Pedagang Pakaian di Batam Selama Wabah Corona
Gama menjelaskan, bahwa dari 18 PDP yang ada di Kabupaten Bintan sudah diambil sampel.
Sebanyak 3 PDP menjalani proses lab. Sementara 13 orang PDP diketahui negatif virus Corona, sedangkan dua orang dinyatakan positif Covid-19.
"Satu dari dua orang PDP yang positif virus Corona merupakan ABK kapal yang meninggal dunia beberapa hari lalu," ungkapnya.
Gama menambahkan, jumlah PDP Covid-19 yang meninggal dunia ada tiga orang. Dimana sebanyak 2 orang PDP yang meninggal dunia hasilnya negatif corona.
"Sedangkan 1 orang PDP yang meninggal dunia masih proses lab," ucapnya.
36 Desa di Bintan Bentuk Posko
Sebagai langkah antisipasi dan melindungi warga dari terpapar virus corona yang kini sedang mewabah, sebanyak 36 desa di Bintan, Provinsi Kepri membentuk posko untuk memantau Covid-19.
Sejumlah relawan ikut bertugas memantau perkembangan Covid-19 di wilayah masing-masing yang ada di posko tersebut.
“Relawan ini diketuai langsung oleh Kades, kemudian BPD desa serta perangkat RT dan RW serta mitranya Babinsa dan Babinkamtibmas,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bintan, Rony Kartika, Kamis (23/4/2020).
Adapun tugas para relawan yang dibentuk ini untuk membantu gugus kabupaten dalam penanganan dan pencegahan virus Covid-19.