ADVERTORIAL

Sayangi Jantung Anda, Dokter Spesialis Jantung Ungkap Pengaruh Virus Corona pada Kesehatan Jantung

Banyak ilmuwan juga telah mengonfirmasi bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan faktor risiko terbesar dari kematian akibat COVID-19.

TribunBatam.id/Istimewa/Dokumentasi BP Batam
Dokter spesialis jantung di Kota Batam, dr. Afdhalun A. Hakim, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC mengungkapkan pengaruh virus Corona pada kesehatan jantung. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Banyak yang beranggapan bahwa virus Corona jenis baru penyebab Covid-19 hanya menyerang saluran pernapasan.

Meskipun awalnya pernyataan ini tampaknya benar, beberapa ilmuwan telah melaporkan bahwa virus Corona ini menyerang berbagai sistem organ lain, seperti jantung, kulit, mata, saluran pencernaan dan sebagainya.

Hal ini yang membuat penilaian klinis terhadap pasien yang dicurigai terserang Covid-19 menjadi kabur karena gejala awal yang tidak khas.

Salah satu organ penting yang terlibat dalam penyakit Covid-19 adalah jantung.

Tingkat kematian pada pasien virus Corona yang memiliki keterlibatan jantung merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan keterlibatan organ lain.

Umumnya, angka kematian yang disebabkan oleh COVID-19 berkisar di angka 2,3%. Akan tetapi, angka ini meningkat pesat apabila pasien memiliki keterlibatan sistem jantung dan pembuluh darah seperti pada hipertensi (6%) dan penyakit jantung pembuluh darah (10,5%).

Banyak ilmuwan juga telah mengonfirmasi bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan faktor risiko terbesar dari kematian akibat COVID-19.

"Pengaruh COVID-19 terhadap penyakit jantung dapat berupa gejala yang lebih berat pada pasien dengan riwayat penyakit jantung sebelumnya, penyakit jantung baru yang disebabkan secara langsung oleh virus COVID-19, atau efek jangka panjang pada jantung yang disebabkan karena infeksi virus," ucap dokter spesialis jantung di Kota Batam, dr. Afdhalun A. Hakim, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Senin (27/4/2020).

Penelitian di China mengungkapkan, sebanyak 16,4% pasien COVID-19 di China memiliki riwayat penyakit jantung dan kebanyakan dari mereka mengalami gejala yang berat dan membutuhkan terapi yang intensif.

Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa COVID-19 dapat menyebabkan serangan jantung.

Halaman
12
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved