BATAM TERKINI
Pasien 02 Sempat Bosan Selama Diisolasi 46 Hari di RSBP Batam, Dia Dipanggil Pak RT Ini Alasannya
Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyampaikan perkembangan penyebaran kasus Covid-19 di Kota Batam. HiIngga kini sudah ada tiga yang sembuh.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Sihat Manalu
TRIBUNBATAM,id,BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyampaikan perkembangan penyebaran kasus Covid-19 di Kota Batam berdasarkan informasi hasil swab yang diperoleh dari BTKLPP Batam.
Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyebut hingga kini positif Covid-19 di Batam ada 30 orang. “Beberapa waktu lalu satu cewek sudah sembuh. Tadi pagi saya di SMS ada dua lagi yang sembuh," kata Rudi, Selasa (28/4/2020).
Diakuinya ada beberapa orang lagi yang sebenarnya menuju non reaktif. Tapi harus menjalani karantina selama 2x14 hari lagi dan menjalani swab lagi.
"Mereka harus diswab lagi. Kalau masih positif di karantina lagi. Setelah 2 atau 1 minggu di swab lagi. Kalau hasilnya negatif tak boleh langsung pulang. Diswab sekali lagi," katanya.
Rudi menegaskan warga tak perlu takut Covid-19. Melainkan social distancing harus dilakukan.
"Kalau takut kasus ini tak akan selesai. Tapi kalau protokol tetap jalan saya yakin selama bulan puasa ini akan selesai," jelasnya.
Rudi juga membantah RS Galang tidak menerima masyarakat Kota Batam yang positif Covid-19. Sejatinya saat ini RS Galang akan menampung pasien tetapi prosedurnya harus melalui jalur rumah sakit rujukkan dulu.
"Saya luruskan bahwa RS Galang tidak menerima peserta selain ABK Kapal, jamaah tabligh dan TKI. Dalam keputusan. Setelah koordinasi tidak. Asal rumah sakit itu masih bisa diisi pasien RS Galang akan menampung tetapi melalui jalur rumah sakit rujukkan dulu," kata Rudi.
• Isdianto Optimistis Juli Corona Berakhir di Kepri, Janji Segera Menyalurkan Sembako
• Isdianto Tak Bisa Membendung Tangis Ketika Mendengar Syahrul Berpulang : Ayah Syahrul Orang Baik
• Akui APBD Kepri Terbatas, Isdianto Ajak Semua Pihak Ikut Bantu Perangi Covid-19
Setelah 46 hari menjalani perawatan isolasi, pasien 02 akhirnya dinyatakan sembuh dan bisa kembali pulang. Pasien itu menjalani perawatan isolasi di Rumah Sakit Badan Pengusaha Batam (RSBP).
Pasien itu merupakan kasus 02 dari 30 pasien yang terpapar covid-19 di Kota Batam.
Pasien itu punya riwayat perjalanan ke luar negeri, seperti ke Malaysia dari 25 Februari hingga 1 Maret 2020. Lalu ke Paris hingga 12 Maret.
Ia kontak langsung dengan temannya di Paris yang saat itu sakit batuk, pilek. Kemudian di Batam, pada 14 Maret, laki-laki ini mengeluh tidak enak badan dan berobat ke rumah sakit di Batam Center.
Lalu oleh dokter dirujuk ke RSBP. Berdasarkan hasil uji lab Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) pada Jumat, 20 Maret 2020, ia dinyatakan positif Covid-19.
Bahkan belum lama ini sebelum pasien 02 itu dinyatakan sembuh, ia mengaku sudah merasa bosan dan jenuh menjalani perawatan isolasi hingga minta pulang.
Hal itu diungkapkan Humas Rumah Sakit Badan Pengusaha Batam, Okta Riza, Kamis (23/4).
Kata Okta, pasien 02 sudah merasa bosan di ruang isolasi.
Dikatakannya pihak rumah sakit sudah 4 kali mengirimkan spesimen pasien untuk kembali diperiksa. Namun setelah menjalani perawatan, kata Okta, pasien sudah bisa pulang dan bertemu keluarganya.
Setelah dinyatakan bisa pulang kebahagiaaan terpancar diwajah Mona Parlinggoman Siregar sesaat setelah keluar dari ruang isolasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pasien-corona-sembuh-3.jpg)