Sabtu, 2 Mei 2026

HARI BURUH

Sejarah Hari Buruh Internasional, May Day Berawal dari Perayaan Tradisional Orang Romawi dan Eropa

Hari Buruh Internasional atau May Day biasanya diperingati dengan aksi damai untuk menyuarakan kembali aspirasi dari buruh kepada pemerintah.

Tayang:
TribunJabar
Ilustrasi peringatan hari buruh: Kelompok penyusup yang jumlahnya seratusan orang berpakaian hitam-hitam dalam peringatan Hari Buruh atau May Day di Bandung. 

Awalnya ini adalah pohon besar di hutan yang dihiasi, tetapi kemudian ditebang dan dibawa ke desa dan dihiasi dengan bunga, karangan bunga, saputangan, dan pita.

Tarian di sekitarnya merupakan ekspresi kegembiraan menyambut hidup baru.

Perkembangan May Day

Selama periode interregnum dari 1649, May Day dilarang karena dianggap sebagai perayaan yang tidak baik.

Namun setelah May Day dimusnahkan oleh kaum Puritan, hal itu diangkat kembali selama periode Pemulihan di bawah Charles II.

May Day terus menjadi perayaan sipil dan dikembangkan lebih lanjut sebagai festival untuk buruh dan petani seperti pelayan susu.

Dihubungkan dengan pelayan susu selaras dengan kebiasaan May Day yang dijelaskan oleh Yang Mulia Bede tentang sapi yang lebih sering diperah pada Mei.

Agar KEM Usaha Kopi Arabica Kerinci dan Agrowisata Peternakan Sapi Perah terus berkembang, Adhi menyatakan bahwa pemerintah siap memberikan dukungannya.
Agar KEM Usaha Kopi Arabica Kerinci dan Agrowisata Peternakan Sapi Perah terus berkembang, Adhi menyatakan bahwa pemerintah siap memberikan dukungannya. (Pertamina)

Sementara itu, tarian May Pole sangat populer di masyarakat Victoria dan pada abad ke-19 tarian ini dilakukan gadis-gadis sembari mengenakan perhiasan mereka.

Hingga saat ini di sejumlah sekolah dan desa-desa perayaan May Day semacam ini masih dilakukan.

Namun, ada beberapa tempat di Devon, Cornwall dan Skotlandia, yang meneruskan kebiasaan kuno Beltane pada 1 Mei.

Yakni menyulut api dengan maksud membersihkan musim panas yang lama dan menyambut dan harapan akan kehidupan baru.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hari Buruh Internasional, May Day Berawal dari Perayaan Tradisional Orang Romawi dan Eropa, https://www.tribunnews.com/internasional/2020/05/01/hari-buruh-internasional-may-day-berawal-dari-perayaan-tradisional-orang-romawi-dan-eropa?page=all.
Penulis: Ika Nur Cahyani

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved