Sabtu, 2 Mei 2026

HARI BURUH

Sejarah Hari Buruh Internasional, May Day Berawal dari Perayaan Tradisional Orang Romawi dan Eropa

Hari Buruh Internasional atau May Day biasanya diperingati dengan aksi damai untuk menyuarakan kembali aspirasi dari buruh kepada pemerintah.

Tayang:
TribunJabar
Ilustrasi peringatan hari buruh: Kelompok penyusup yang jumlahnya seratusan orang berpakaian hitam-hitam dalam peringatan Hari Buruh atau May Day di Bandung. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Selamat Hari Buruh!

Setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai momen bersejarah bagi buruh di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Hari Buruh Internasional atau May Day biasanya diperingati dengan aksi damai untuk menyuarakan kembali aspirasi dari buruh kepada pemerintah.

Mengutip Wikipedia, May Day ditetapkan sebagai Hari Buruh Internasional oleh organisasi "The Second International Comunist and Socialists".

Tentu saja perayaan ini sangat berbeda dengan yang berbeda dari festival budaya tradisional My Day.

HARI BURUH 2020 - Sejarah dan Jalan Panjang Hari Buruh se-Dunia dan di Indonesia

VIDEO - Besok, Apindo Bakal Bagikan 1000 Paket Beras untuk Buruh di Batam yang Terdampak Corona

Seorang sejarawan, Helen Carr meneliti sejarah May Day, sebagaimana dikutip dari History Extra

Ternyata peringatan ini memiliki asal usul dari peradaban Romawi dan dulunya adalah perayaan mereka.

Carr berusaha mengungkapkan perayaan yang jatuh di musim semi ini sangat berkaitan dengan siklus kelahiran, kehidupan, dan kematian di bumi.

May Day pada dasarnya adalah hari pertama pada bulan Mei.

Secara tradisional merupakan perayaan atau festival untuk menyambut datangnya musim semi setelah berbulan-bulan menjalani dinginnya musim salju.

Biasanya perayaan ini dikaitkan dengan bunga, menari mengelilingi sebuah tiang, dan biasanya dibarengi dengan penobatan Raja May atau Ratu May.

Koarmada I Salurkan Bantuan ke Nelayan Belakangpadang, Penjaga Menara Suar dan Pos Pantau Perbatasan

GEMPA HARI INI, Gempa 5.0 SR Guncang Mamberamo Tengah, Papua, Jumat (1/5), Simak Info BMKG

Di Inggris, May Day kadang dikaitkan dengan libur bank pada akhir pekan di bulan yang sama.

Namun akhirnya pada 1978, 1 Mei diresmikan sebagai hari libur nasional oleh Partai Buruh untuk memperingati Hari Buruh Internasional.

Ribuan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) dan mahasiswa dari berbagai kampus melakukan aksi damai menyambut May Day 2019 atau Hari Buruh Internasional, di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019). Dalam aksinya, mereka menuntut pencabutan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan, karena dinilai tak memiliki rasa keadilan bagi para buruh. Tuntutan lainnya yakni, penghapusan sistem kerja kontrak, outsourcing, dan magang. Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ribuan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) dan mahasiswa dari berbagai kampus melakukan aksi damai menyambut May Day 2019 atau Hari Buruh Internasional, di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019). Dalam aksinya, mereka menuntut pencabutan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan, karena dinilai tak memiliki rasa keadilan bagi para buruh. Tuntutan lainnya yakni, penghapusan sistem kerja kontrak, outsourcing, dan magang. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Hal ini diprakarsai oleh Michael Foot, sekretaris negara di bidang pekerjaan pada periode itu.

Namun sebenarnya May Day kemungkinan sudah ada sejak zaman Romawi ribuan tahun yang lalu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved