Sabtu, 11 April 2026

TRIBUN WIKI

Mengenal Sejarah Batik, Kain Tradisional Warisan Budaya Milik Indonesia

Batik adalah kain tradisional asli Indonesia yang dilukis menggunakan canting dan lilin untuk menghasilkan motif tertentu.

Kompas.com/Kahfi Dirga Cahya
Ilustrasi kain batik 

TRIBUNBATAM.id - Batik merupakan salah satu kain tradisional asli Indonesia.

Kain yang dilukis menggunakan canting dan lilin ini telah menjadi warisan budaya Indonesia.

Kain batik umumnya memiliki motif-motif khas yang menyimpan makna tersendiri.

Pada 2 Oktober 2009, UNESCO bahkan telah menetapkan batik sebagai salah satu warisan dunia yang harus dilestarikan.

Sejak itulah, tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Kata batik berasal dari bahasa Jawa, yaitu ‘amba’ dan ‘tik’, yang artinya menulis titik.

Awalnya batik hanya dituliskan di atas daun lontar dan papan rumah adat Jawa.

Kegiatan ini digunakan untuk mengisi waktu luang saja.

PROFIL dan Wasiat Terakhir Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional

SEJARAH Masjidil Haram di Makkah, Masjid Terbesar di Dunia Mampu Tampung hingga 2 Juta Jemaah

Motif yang digunakan juga sangat sederhana, antara lain tumbuhan dan binatang.

Sejarah pembatikan di Indonesia berkaitan erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa.

Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerjaan Solo dan Yogyakarta. 

Sejarah

Kesenian batik di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang pada kerajaan berikutnya.

Adapun mulai meluasnya kesenian batik sebagai milik rakyat Indonesia khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX.

Batik yang dihasilkan merupakan batik tulis sampai awal abad ke-XX.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved