PENEMUAN MAYAT DI BATAM

Gunakan APD Lengkap, Tim Medis RSBP Batam Evakuasi Mayat di Sekupang, 5 Jam Tanpa Penanganan

Bahkan aksi tim evakuasi harus mengeluarkan tenaga ekstra, sebab jalan menuju rumah korban tempat ditemukannya mayat cukup terjal.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Tim medis RSBP Batam mengevakuasi mayat di di Kampung Tengah, RT 04/ RW 01 Kelurahan Patam Lestari, Sekupang, Batam, Rabu (06/05/2020). Tim medis menggunakan APD lengkap setelah hmpir 5 jam terbaring. 

Kata dia, korban telentang di dalam rumah yang dihuni.

Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian mengatakan korban akan segera dievakuasi.

"Sudah ditangani, kita masih menunggu tim dokter. Sesuai protokol kesehatan," katanya.

Dibiarkan Tergeletak 4 Jam

Penemuan mayat di kampung tengah RT 04 RW 01 Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Rabu (6/5/2020) pagi justru membuat warga geram.

Pasalnya mayat yang ditemukan sekira pukul 08:00 WIB hingga kini belum ada petugas yang melakukan evakuasi.

Warga sekitar, Surapman mengaku heran.

Sebab, belum ada petugas yang berani melakukan evakuasi.

"Sudah hampir 4 jam itu mayat di situ namun masih dibiarkan begitu saja, kami selaku warga merasa resah juga," ujarnya.

Bahkan jajaran Polsek Sekupang pun belum berani melakukan evakuasi terhadap mayat.

"Kita masih menunggu petugas Puskesmas, namun petugas Puskesmas belum ada respon," ujar seorang petugas Polsek Sekupang.

Dikatakannya, sesuai protokol kesehatan itu harus dievakuasi oleh tim kesehatan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Kita dari Polsek sudah di TKP dari tadi, sudah kita sampaikan ke Puskesmas Sekupang, namun belum ada direspon," katanya.

Pantauan TRIBUNBATAM.id, warga tengah memadati lokasi penemuan mayat.

Mayat tersebut pun sudah dikerumuni lalat.

Bahkan beberapa Personel Polsek bersama Kapolsek dan Tim inafis Polresta Barelang sudah dilokasi kejadian. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved