3 Hari Dikubur Hidup-hidup oleh Anaknya, Wanita 79 Tahun Ini Ditemukan Masih Hidup
Polisi bergerak setelah menantu wanita lumpuh itu melapor pada Selasa pagi (5/5/2020), memberitahukan bahwa mertuanya menghilang
TRIBUNBATAM.id, BEIJING - Malang nasib wanita berusia 79 tahun di Provinsi Shannxi, China ini.
Selain sudah sepuh, wanita yang sudah lumpuh ini, dikubur hidup-hidup oleh anaknya.
Nenek ini ditemukan setelah tiga hari dikubur hidup-hidup oleh sang anak di sebuah makam kosong, dan ia masih hidup.
• UPDATE Data Corona di Indonesia Jumat (8/5) Sore, Kasus Baru 336, Total 13.112
• Viral, Kakek Ngamuk Tak Mau Karantina Karena Status PDP: Orang Tak Salah, Kok Dikunci Pintunya
• HP Baru Oppo Resmi Meluncur di Indonesia, Inilah Spesifikasi dan Harga Oppo A92
Polisi di Provinsi Shaanxi bergegas menyelamatkan ibu berusia 79 tahun itu setelah ditinggalkan tanpa makanan dan minuman oleh si anak.
Momen dramatis yang terekam kamera itu menunjukkan bagaimana petugas mengangkat si ibu, yang berlumur lumpur, setelah mereka menemukan lokasinya.
Polisi bergerak setelah menantu wanita lumpuh itu melapor pada Selasa pagi (5/5/2020), memberitahukan bahwa mertuanya menghilang.
Dia mengatakan suaminya, yang hanya diketahui bermarga Ma, membawa ibu mertuanya pada Sabtu malam (2/5/2020).
Tapi, si ibu tidak juga kembali.
Dilansir Sky News Kamis (7/5/2020), awalnya Ma beralasan dia membawa ibunya ke seorang kerabat.
Namun, istirnya itu tidak percaya.
• Ilmuwan China Temukan Virus Corona di Cairan Sperma, Bisa Menular Lewat Hubungan Seksual?
• Video Pertarungan Macan Tutul dengan Ular Sanca Ini Viral Lagi, Macan Tutul Nyaris Kalah
Kepolisian Jingbian segera menggelar penyelidikan untuk menemukan lokasinya, dengan pelaku yang berusia 58 tahun dihadapkan ke penyelidik.
Polisi rilis resminya menerangkan, Ma akhirnya mengaku ibunya itu dikubur hidup-hidup di sebuah makam kosong di selatan Jingbian County.
Ketika petugas sampai, mereka mendengar adanya tangisan minta tolong yang lirih, dan segera mengidentifikasinya sebelum mulai menggali.
Karena tidak mendapat makan dan minuman selama tiga hari, dia segera dilarikan ke rumah sakit di mana kondisinya saat ini terus dipantau.
Adapun si anak langsung ditangkap atas tuduhan merencanakan pembunuhan, dan saat ini berada dalam penahanan pihak berwajib.