VIRUS CORONA DI KARIMUN
Ayah dan Anak Pasien Positif Corona di Karimun Tunjukkan Kondisi Membaik, Hasil Swab Pertama Negatif
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan, 2 pasien positif Covid-19 masih menjalani isolasi di RSUD Muhammad Sani Karimun.
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Perkembangan baik dialami oleh dua pasien Covid-19 di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.
Meskipun belum dinyatakan sembuh, tapi pemeriksaan laboratorium yang diterima oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karimun mengarah ke arah yang menunjukkan kondisi kesembuhan.
Dimana satu kali hasil PCR kedua pasien yang merupakan ayah dan anak tersebut didapati hasil negatif virus Corona.
"Satu swab sudah negatif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi saat dikonfirmasi terkait perkembangan terkini kedua pasien, Jumat (8/5/2020).
Namun untuk memastikan pasien betul-betul sembuh, hasil pemeriksaan PCR harus menyatakan negatif sebanyak dua kali berturut-turut.
"Harus dua kali berturut-turut (untuk) dikatakan sembuh," ujar Rachmadi.
Dengan begitu, apabila hasil pemeriksaan laboratorium selanjutnya kembali dinyatakan negatif, maka keduanya dapat kembali beraktifitas seperti biasa.
Saat ini kedua pasien, Pasien 03 (ayah, usia 50 tahun) dan Pasien 05 (anak perempuan, usia 15 tahun) masih dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun.
Keduanya termasuk ke dalam klaster penyebaran satu keluarga di Karimun. Selain dua pasien ini, dua anggota keluarga lainnya juga terpapar Covid-19. Namun dua orang tersebut telah dinyatakan sembuh.
Tak Ada Penambahan Kasus Baru
Perkembangan virus Corona di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri terpantau stabil. Hingga Jumat (8/5/2020) siang pukul 12.00 WIB, belum ada tambahan kasus baru ataupun pasien Covid-19 di Kabupaten Karimun.
Jumlah keseluruhan pasien positif Covid-19 di Karimun masih berjumlah 5 orang dengan 3 di antaranya sembuh dan dua lainnya masih menjalani perawatan.
"Untuk yang meninggal dunia tidak ada," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi, Jumat (8/5/2020).
• Fiorentina Umumkan 3 Pemain dan 3 Staf Positif Covid-19, Langsung Diisolasi, Yang Ikut Latihan
• Polisi Tunggu Hasil Visum, Adik Korban Ungkap Keluhan Kakak Sebelum Tewas Gantung Diri
Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 22 orang. Sebanyak 18 di antaranya telah selesai diperiksa, sementara 4 orang masih dalam pengawasan.
"Jumlah PDP meninggal ada 3 orang dan ketiganya negatif PCR," ucap Rachmadi.
Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 279 orang. Sebanyak 270 telah selesai dan 9 orang dalam proses pemantauan.
Kemudian Proses Pemeriksaan laboratorium PCR sebanyak 32 orang. Rinciannya 22 PDP (2 positif, 16 negatif dan 4 on proses), 5 ODP diperiksa (5 negatif) dam 5 OTG (3 positif, 1 negatif dan 1 on proses).
Selanjutnya pemeriksaan rapid antibody telah dilakukan terhadap 620 orang. Hasilnya 608 non reaktif dan 12 reaktif dengan rincian 7 PDP, 4 OTG serta 1 ODP.
Cenderung Landai Sejak Rabu (6/5)
Belum ada penambahan kasus ataupun kesembuhan baru terhadap pasien Covid-19 di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri tercatat sejak dua hari terakhir.
Hingga Rabu (6/5/2020), jumlah pasien positif berjumlah 5 orang, dengan rincian 3 laki-laki dan 2 perempuan.
Kemudian dari lima pasien, 3 di antaranya sembuh, dengan rincian 2 laki-laki dan 1 perempuan.
Sementara data lain dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karimun pada Rabu (6/5/2020) siang, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 279 orang dengan 270 di antaranya telah selesai jalani pemantauan.
Sedangkan 9 lainnya masih dalam proses pemantauan. Kemudian jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 22 orang. Rinciannya 16 telah selesai dan 6 dalam proses pengawasan.
Di Karimun 3 orang PDP meninggal dunia dengan hasil PCR negatif Covid-19.
Untuk Pemeriksaan lab PCR dilakukan terhadap 31 orang. Rinciannya PDP 21 PDp (2 positif, 14 negatif dan 5 on proses), ODP diperiksa 6 orang (5 negatif dan 1 on proses) serta OTG diperiksa 4 orang ( 3 positif dan 1 negatif).
Pemeriksaan rapid antibody telah dilakukan terhadap 614 orang. Sebanyak 11 reaktif dengam rincian 6 PDP, 4 OTG dan 1 ODP). Sementata 603 non reaktif.
Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat
Pemerintah Kabupaten Karimun tidak menganjurkan masyarakat untuk memakai masker.
Untuk menghindari terpapar dari virus-virus berbahaya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengimbau agar masyarakat menjalankan hidup sehat.
Di antaranya rajin mencuci tangan pakai sabun, memakan makanan yang bergizi, olahraga guna menigkatkan daya tahan tubuh.
"Kami tidak mengharuskan masyarakat memakai masker. Tetap bagus digunakan, khususnya bagi yang flu, di tempat umum seperti di rumah sakit dan pelabuhan. Untuk obat yang manjur tidak ada. Tapi obat-obat mengurangi gejalanya," ungkap Rachmadi.
Pemerintah Kabupaten Karimun mengimbau agar masyarakat tidak menanggapi secara berlebihan akan kabar terkait virus corona.
Hingga saat ini belum ada kasus virus corona yang ditemukan positif di Indonesia, termasuk di Kabupaten Karimun.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi saat konferensi pers di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani mengatakan untuk kemungkinan masuknya virus corona ke Karimun bisa saja ada.
"Masih aman sampai sekarang. Informasi yang masih abu-abu jangan langsung ditanggapi secara berlebihan. Ada kemungkinan kasus itu masuk, tapi kita tidak meninginkannya," kata Rachmadi.
Pada dasarnya, virus corona merupakan virus yang sudah ada. Akan tetapi virus yang saat ini menghebohkan berjenis lebih ganas.
"Untuk angka kematiannya di bawah 10 persen dari total kasus yang ada," sebutnya.(TribunBatam.id/Elhadif Putra)