VIRUS CORONA DI KARIMUN
Cenderung Stabil, Tak Ada Penambahan Kasus Baru Covid-19 di Karimun Sejak Rabu (6/5)
Untuk jumlah PDP Covid-19 sebanyak 22 orang. Sebanyak 18 di antaranya telah selesai diperiksa, sementara 4 orang masih dalam pengawasan.
Untuk Pemeriksaan lab PCR dilakukan terhadap 31 orang. Rinciannya PDP 21 PDp (2 positif, 14 negatif dan 5 on proses), ODP diperiksa 6 orang (5 negatif dan 1 on proses) serta OTG diperiksa 4 orang ( 3 positif dan 1 negatif).
Pemeriksaan rapid antibody telah dilakukan terhadap 614 orang. Sebanyak 11 reaktif dengam rincian 6 PDP, 4 OTG dan 1 ODP). Sementata 603 non reaktif.
Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat
Pemerintah Kabupaten Karimun tidak menganjurkan masyarakat untuk memakai masker.
Untuk menghindari terpapar dari virus-virus berbahaya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengimbau agar masyarakat menjalankan hidup sehat.
Di antaranya rajin mencuci tangan pakai sabun, memakan makanan yang bergizi, olahraga guna menigkatkan daya tahan tubuh.
"Kami tidak mengharuskan masyarakat memakai masker. Tetap bagus digunakan, khususnya bagi yang flu, di tempat umum seperti di rumah sakit dan pelabuhan. Untuk obat yang manjur tidak ada. Tapi obat-obat mengurangi gejalanya," ungkap Rachmadi.
Pemerintah Kabupaten Karimun mengimbau agar masyarakat tidak menanggapi secara berlebihan akan kabar terkait virus corona.
Hingga saat ini belum ada kasus virus corona yang ditemukan positif di Indonesia, termasuk di Kabupaten Karimun.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi saat konferensi pers di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani mengatakan untuk kemungkinan masuknya virus corona ke Karimun bisa saja ada.
"Masih aman sampai sekarang. Informasi yang masih abu-abu jangan langsung ditanggapi secara berlebihan. Ada kemungkinan kasus itu masuk, tapi kita tidak meninginkannya," kata Rachmadi.
Pada dasarnya, virus corona merupakan virus yang sudah ada. Akan tetapi virus yang saat ini menghebohkan berjenis lebih ganas.
"Untuk angka kematiannya di bawah 10 persen dari total kasus yang ada," sebutnya.(TribunBatam.id/Elhadif Putra)