Senin, 1 Juni 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Lagi, Warga Bengkong Batam Positif Corona, Cucu Pasien Nomor 44, Masuk Klaster DD

Pasien positif Corona klaster DD di Bengkong Batam bertambah satu orang. Kali ini cucu pasien nomor 44, usia 9 tahun

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/SON
ilustrasi. Update Covid-19 atau virus corona 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jumlah pasien positif Corona klaster DD di Bengkong Batam bertambah. Hal ini sebagaimana rilis yang disampaikan Pemko Batam pada Rabu (13/5/2020).

Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan kasus baru yang ditemukan serta hasil screning dan tracing closes contact yang terus berlangsung dari cluster terkonfirmasi positif Nomor 32 dan Nomor 35 yang telah meninggal dunia.

Pasien positif Corona klaster DD di Bengkong ini terkonfirmasi pasien positif Covid-19 nomor 48 Batam.

Pasien merupakan seorang anak laki-laki berinisial “DVRN” berusia 9 tahun, seorang pelajar.

Beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam.

Karena Sabu, Pria Ini Kembali Masuk Bui, Padahal Baru Bebas 7 Bulan Lalu

Ditengah Pandemi Corona, Jokowi Naikan Iuran BPJS, Sejumlah Pengamat Sebut Langkah yang Salah

Ditetapkan kasus baru pasien Positif Covid-19 Nomor 48 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan cucu dari kasus terkonfirmasi positif nomor 44 yang juga berkaitan erat dengan cluster kasus nomor 35 yang disebut juga klaster DD.

Pada tanggal 08 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT di Masjid A-F dekat rumahnya dengan hasil Reaktif dan diedukasi untuk melaksanakan isolasi mandiri.

Sehubungan dengan hasil RDT yang reaktif tersebut, kemudian pada tanggal 11 Mei 2020 bertempat di RSUD Embung Fatimah Batam dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan kepada yang bersangkutan yang hasilnya telah diterima pada hari ini dan dinyatakan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisinya stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, dan saat ini sedang proses persiapan untuk dilakukan perawatan isolasi guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

Selain DVRN, pemerintah juga mengumumkan penambahan empat pasien positif Covid-19 lainnya per Rabu (13/5/2020). Pasien itu terkonfirmasi positif nomor 45,46,47, dan 49.

"Berikut ini kami sampaikan riwayat perjalanan penyakit dari pasien terkonfirmasi tersebut sebagai berikut," ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Rabu (13/5/2020).

Pertama seorang laki-laki berinisial Tn.OA berusia 44 Tahun. Seorang wiraswasta, beralamat di kompleks masjid kawasan Sungai Harapan Kelurahan Sungai Harapan Kecamatan Sekupang Kota Batam.

Ditetapkan sebagai kasus baru pasien positif Covid-19 Nomor 45 Kota Batam. Yang bersangkutan pernah berada di satu lokasi tempat tinggal dan merupakan teman sesama jemaah dari kasus WNA terkonfirmasi positif Nomor 32 yang telah meninggal dunia.

Pada tanggal 4 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil dinyatakan reaktif. Sehubungan dengan hasil RDT-nya tersebut bersama dengan jemaah satu kelompoknya, kemudian dilakukan isolasi dan pengkarantinaan di RSKI Covid-19 Galang.

Selama dalam masa isolasi di rumah sakit tersebut dilakukan pemeriksaan swab berturut-turut pada tanggal 07 Mei 2020 dan tanggal 08 Mei 2020 yang hasilnya baru diterima pada hari ini dan dinyatakan kedua hasil pemeriksaan tersebut terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, dan saat ini masih dalam perawatan isolasi di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

Kedua, seorang laki-laki berinisial Tn.SK berusia 25 Tahun, swasta. Beralamat di kawasan perumahan Kampung Seraya, Kelurahan Seraya, Kecamatan Batu Ampar Kota Batam.

Ditetapkan sebagai kasus baru pasien Positif Covid-19 Nomor 46 Kota Batam. Yang bersangkutan sebelumnya pernah melaksanakan salat tarawih di Masjid “A-I” Kampung Seraya yang beberapa jemaahnya pernah contact dengan kasus WNA terkonfirmasi positif nomor 32 yang telah meninggal dunia.

Setelah masjid tersebut tidak lagi melaksanakan salat berjemaah, yang bersangkutan melaksanakan salat tarawih berjamaah di Musala “D-A” pada lokasi perumahan yang sama.

Berkaitan dengan kasus jemaah yang closes contact dengan kasus nomor 32 tersebut, Tim Puskesmas Tanjung Sengkuang bersama Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Batu Ampar melakukan pemeriksaam RDT terhadap jamaah masjid dan musala tersebut pada tanggal 8 Mei 2020.

"Diperoleh hasil beberapa jemaah dinyatakan Reaktif sehingga dilakukan karantina di Rusun Tanjung Uncang dan di RSKI Covid-19 Galang.

Yang bersangkutan selanjutnya dikarantina di RSKI Covid-19 Galang dan pada tanggal 09 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pertama dengan hasil terkonfirmasi negatif," katanya.

Selanjutnya pada tanggal 11 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan kembali yang hasilnya baru diterima pada hari ini dan dinyatakan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, dan saat ini masih dalam perawatan isolasi di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

Ketiga, seorang laki-laki berinisial Tn.P berusia 57 Tahun. Berprofesi sebagai wiraswasta, beralamat sementara di kawasan perumahan Tiban, Kelurahan Patam Lestari Kecamatan Sekupang Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 47 Kota Batam.

"Yang bersangkutan sesungguhnya adalah warga Provinsi Jawa Timur yang singgah atau transit dalam perjalanan pulang setelah mengikuti kegiatan perjalanan pengajian tabligh dari Brunei Darussalam dan Malaysia," kata Rudi.

Sebelumnya yang bersangkutan pernah menjalani karantina di Belia antar Bangsa Cheras Malaysia dan selama di Batam tinggal di kawasan perumahan Tiban dengan menempati salah satu rumah warga yang kosong bersama beberapa rekan seperjalanannya.

Mengingat yang bersangkutan baru tiba dari luar negeri pada tanggal 09 Mei 2020 oleh tim Puskesmas Mentarau bersama Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Sekupang dilakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya dinyatakan “Reaktif”.

Sesuai dengan hasil pemeriksaan RDT tersebut kepada yang bersangkutan beserta kelompoknya langsung dikirim ke RSKI Covid-19 Galang guna dilakukan isolasi serta untuk penanganan kesehatan lebih lanjut.
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pertama yang hasilnya diterima pada tanggal 11 Mei 2020, dinyatakan terkonfirmasi Negatif, dan dilakukan kembali pengambilan swab tenggorokan yang kedua.

Dimana hasilnya diterima pada hari ini dinyatakan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini masih dalam perawatan isolasi di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

Keempat seorang anak laki-laki berinisial “DVRN” berusia 9 Tahun. Seorang pelajar, beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam.

Ditetapkan kasus baru pasien Positif Covid-19 Nomor 48 Kota Batam, Yang bersangkutan merupakan cucu dari kasus terkonfirmasi positif nomor 44 yang juga berkaitan erat dengan cluster kasus nomor 35.

Pada tanggal 08 Mei 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT di Masjid A-F dekat rumahnya dengan hasil Reaktif dan diedukasi untuk melaksanakan isolasi mandiri.

Sehubungan dengan hasil RDT yang reaktif tersebut, kemudian pada tanggal 11 Mei 2020 bertempat di RSUD Embung Fatimah Batam dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan kepada yang bersangkutan yang hasilnya telah diterima pada hari ini dan dinyatakan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisinya stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, dan saat ini sedang proses persiapan untuk dilakukan perawatan isolasi guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam

Kelima, seorang remaja laki-laki berinisial “Tn.JSB” usia 18 Tahun. Seorang mahasiswa, beralamat di kawasan perumahan Batam Centre Kelurahan Taman Baloi Kecamatan Batam Kota.

Ditetapkan sebagai kasus baru pasien positif Covid-19 Nomor 49 Kota Batam. Yang bersangkutan kurang lebih seminggu sebelumnya mengalami keluhan demam yang disertai dengan batuk berdahak yang bercampur darah.

Selanjutnya pada tanggal 08 Mei 2020 memeriksakan dirinya untuk berobat pada salah satu fasyankes primer (klinik) di kawasan Baloi Lubuk Baja dan diberikan obat untuk rawat jalan.

Selanjutnya mengingat tidak ada perbaikan yang berarti dari keluhan yang dialaminya, pada tanggal 09 Mei 2020 oleh keluarganya dibawa berobat ke UGD RS swasta di Kawasan Batam Centre.

Oleh tim medis pada rumah sakit tersebut dilakukan tindakan penanganan dengan pemeriksaan diagnostik laboratorium dan Foto Thorax dengan kesimpulan “Pneumonia Suspect TB Paru” kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan RDT dengan hasil “Reaktif”.

Berdasarkan hasil pemeriksaan diperoleh kesimpulan bahwa yang bersangkutan ditetapkan sebagai PDP dan harus dilakukan perawatan di ruang isolasi rumah sakit tersebut.

Selanjutnya pada tanggal 11 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya telah diterima pada hari ini dan dinyatakan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan cukup stabil dan masih terus menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit.

Sehubungan dengan kasus terbaru ini dan kasus sebelumnya yang juga terpantau masih berkembang, maka saat ini tim surveilans dan epidemiologi masih terus bergerak melakukan proses contact tracing dan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap semua orang yang ditenggarai berkontak terhadap kasus-kasus terkonfirmasi tersebut diatas.

Selanjutnya diingatkan dan dihimbau kembali kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah agar mengenakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved