Karena Sabu, Pria Ini Kembali Masuk Bui, Padahal Baru Bebas 7 Bulan Lalu

Tujuh bulan menghirup udara bebas, Komang Tri Adnyana kini kembali masuk bui. Kasus yang menjerat pria 39 tahun itu pun sama, yakni kasus narkoba.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 
TRIBUNBATAM.id, BANGLI –Mantan narapidana kembali masuk bui atas kasus narkoba yang ia lakukan.
Padahal, pelaku diketahui baru bebas sekitar tujuh bulan lalu.
Tujuh bulan menghirup udara bebas, Komang Tri Adnyana kini kembali masuk bui. Kasus yang menjerat pria 39 tahun itu pun sama, yakni kasus narkoba.

Ditengah Pandemi Corona, Jokowi Naikan Iuran BPJS, Sejumlah Pengamat Sebut Langkah yang Salah

Sambut Investor Masuk ke Batam, Bintan Karimun, Kadin Kepri Sediakan Lahan Gratis 30 Hektare

Citilink Setop Terbang, Bandara Hang Nadim Batam Tetap Beraktivitas, Ini Penjelasan Suwarso


Informasi yang dihimpun, pria asal Desa Yehembang Kangin, Mendoyo, Kabupaten Jebrana itu diamankan pada hari Senin (11/5) sekitar pukul 14.00 wita.

Adnyana diamankan saat berada di Jalan Brigjen I Gusti Ngurah Rai, tepatnya di depan SMAN 1 Bangli, dan langsung digiring ke Polres Bangli untuk dilakukan interogasi.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi ketika dikonfirmasi Rabu (13/5/2020) membenarkan ihwal penanganan pelaku narkoba tersebut.

Dari tangan pelaku,  polisi mengamankan satu plastik klip bening berisi narkoba jenis shabu dengan berat 0,28 gram bruto, atau 0,10 gram netto.

“Paket narkoba itu ditempel dengan potongan lakban warna coklat, dimasukkan dalam potongan pipet plastic, dibalut tissue dan dibungkus dengan bekas bungkus rokok. Oleh pelaku, paket tersebut diambil dan selanjutnya disimpan pada dashboard depan sepeda motor,” ungkapnya.

AKP Sulhadi mengungkapkan, Adnyana diketahui merupakan residivis kasus yang sama, dan bebas pada Oktober 2019 lalu.

Bekerja Dari Rumah malah Bikin Tubuh Mudah Lelah dan Sulit Berkonsentrasi, Ini Solusinya!

Bekerja Dari Rumah malah Bikin Tubuh Mudah Lelah dan Sulit Berkonsentrasi, Ini Solusinya!

Dari pengakuan pelaku, lanjut AKP Sulhadi, pihak satres narkoba juga telah melakukan pengembangan pada hari Selasa (12/5) di kediaman pelaku.

Pada pengembangan tersebut, polisi mengamankan satu unit timbangan elektrik, satu bungkus plastic klip, satu bonk, tiga pipet kaca, dan sebagainya.

“Yang bersangkutan mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial BL asal Denpasar. Kami masih melakukan proses pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap siapa BL ini,” katanya.

Atas Tindakan yang dilakukan, Adnyana dijerat pasal 112 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling lama 12 tahun penjara, serta denda paling banyak Rp. 8 miliar.

Disamping itu, ia juga dijerat pasal 144  UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika setiap orang yang dalam jangka waktu tiga tahun melakukan pengulangan tindak pidan Narkotika. 

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Baru Tujuh Bulan Bebas, Komang Adnyana Kembali Masuk Bui

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved