TRIBUN PODCAST
Penghasilan Bertambah saat Corona? Simak Resep dari IMA Chapter Batam dan Food Vlogger Batam Hits
Tribun Podcast (Tripod) episode ketiga kali ini membahas tentang penguatan branding ditengah pandemi.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tribun Podcast (Tripod) episode ketiga kali ini membahas tentang penguatan branding ditengah pandemi.
Pembicara pada episode ketiga ini yaitu Irfan Widyasa selaku Presiden IMA (Indonesia Marketing Association) Chapter Batam dan juga Food Vlogger Batam Hits yaitu Yusi Fadila.
Tentunya dipandu dengan 2 host yaitu Akira Maulana dan juga Angga Prayoga.
Dengan kondisi Covid yang berdampak langsung pada seluruh aspek kehidupan manusia, tentunya diperlukan solusi berupa penguatan brand atau produk agar tetap menjaga eksistensi disaat masa-masa sulit seperti saat ini.
"Covid memang tidak akan berlangsung selamanya namun harus dipersiapkan segala kemungkinan perubahannya," ujar Irfan.
Yosi selaku vlogger youtube yang merupakan salah satu sosok yang langsung merasakan perubahan akibat Covid-19.
• Isdianto Beberkan Jurus Pemprov Kepri agar Menang Lawan Corona
Meski diakuinya perubahan tersebut tidak secara dratis, Yusi yang merupakan seseorang yang berprofesi di industri hiburan mengatakan bahwa disaat masa-masa sulit era pandemi saat ini kita dituntut untuk pintar-pintar membaca situasi.
"Kalau menurut saya, cari solusi yang masih berhubungan dengan bidang sebelumnya. Contohnya, sebelumnya saya kan bahas tentang travel, karena pandemi saat ini kan terpaksa dihentikan dulu. Nah, konten masak-masak dan juga makan-makan bisa jadi angin segar. Artinya, tidak perlu banting stir, alih-alih jadi beauty vlogger misalnya yang bukan dibidang saya. Jadi ide kita diuji di saat-saat sulit seperti ini. Bisa di upgrade dengan hal yang mendekati untukmenjaga eksistensi," ujarnya.
Era pandemi saat ini, tak menghentikan Yusi untuk berkarya. Inovasi-inovasi terus ia lakukan. Bahkan meski ditengah pandemi, Yusi mengaku penghasilannya bertambah.
"Sebelum pandemi yang tadinya saya review makanan di pinggir jalan, restoran atau tempat lainnya diganti jadi masak masak dirumah. Seperti konten masakan-masakan yang simple yang sekiranya membuat orang-orang tertarik," ujar Yusi.
Selain itu, Irfan mengatakan adanya perubahan strategi pemasaran akibat Covid perlu disiasati.
"Karena masa-masa covid, strategi pemasaran kan berubah. Cari citra yang baik sesuai dengan bidang industrinya apa. Seperti misalnya berbagi atau charity atau campagne work from home. Untuk vlogger misalnya promote secara gratis. Nah nantinya, konsumen akan ingat apa yang sudah kita lakukan," ujar Irfan
Irfan menambahkan bahwa saat ini merupakan era survive. Contohnya saja travel, hotel, transportasi melemah. Untuk itu, peran sosial media akan menjadi sangat penting.
"Saat ini, sosial media menjadi lebih penting karena sarana komunikasi saat ini hanya melalui sosial media. Pemasaran bisnis juga lewat media sosial," ujar Irfan.
"Kota Batam memiliki 3 bidang utama yaitu manufaktur, elektronik, dan juga wisata. Kedepannya kita akan menyiapkan 7 bidang lagi yang akan membantu perekonomian kota Batam itu sendiri," ujar Irfan.
"Saat pariwisata turun, berarti kejar yang manufaktur dan elektroniknya. Cari solusi bila menemukan kesulitan dalam pengadaan barang misalnya galangan yang kebanyakan di Impor dari China," ujar Irfan.
"Meski nantinya pandemi berakhir, kita semua perlu mempersiapkan segala hal termasuk ide-ide pemasaran untuk industri masing-masing. Sekaligus perlu membaca tren terkini untuk dapat mengembangkan brand atau produk itu sendiri," tutupnya. (TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tribun-podcast-edisi-3.jpg)