Salat Idul Fitri Berjemaah di Rumah, Batam dan Tanjungpinang Zona Merah Corona

Kabar baiknya empat kabupaten, masing-masing Natuna, Anambas, Lingga dan Bintan masih tetap zona hijau

ISTIMEWA
Plt Gubernur Kepri Isdianto 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Batam dan Tanjungpinang masuk kategori zona merah penyebaran Covid-19 di Kepulauan Riau (Kepri).

Kabar baiknya empat kabupaten, masing-masing Natuna, Anambas, Lingga dan Bintan masih tetap zona hijau.

“Karimun sudah kuning.

Kita berikhtiar dan berdoa agar Batam, Tanjungpinang dan Karimun secepatnya pindah ke zona hijau,” kata Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau, Isdianto, Jumat (15/05/2020).

35 Ribu Paket Sembako Pemprov Masuk Karimun, Isdianto Minta Masyarakat Bersabar

Berbicara di Gedung Nasional, Karimun, ia mengingatkan ibadah selama Ramadan dan Idul Fitri nanti, agar dilaksanakan di rumah bagi masyarakat yang bermukim di zona merah dan kuning.

Adapun umat Islam yang berada di kawasan bebas Covid-19 atau sudah terkendali, Salat Idul Fitri boleh dilaksanakan berjemaah di tanah lapang, masjid, musalah atau tempat lain.

“Pelaksanaan Salat Idul Fitri, baik di masjid maupun di rumah harus tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Antara lain dengan cara memperpendek bacaan salat dan pelaksanaan khotbah,” ujar Isdianto melalui keterangan tertulis.

35 Ribu Paket Sembako Pemprov Masuk Karimun, Isdianto Minta Masyarakat Bersabar

Hingga kemarin data yang ia peroleh berdasarkan peta status wilayah penyebaran Covid-19 pada 282 kabupaten/kota se-Indonesia, diketahui di Batam data terakhir pasien terkonfirmasi positif terjadi pada 14 Mei lalu.

Sementara di Tanjungpinang data terakhir pasien positif pada 2 Mei.

“Di Karimun pasien terakhir yang positif Covid-19 terkonfirmasi pada 28 April,” ujarnya.

Isdianto Beberkan Jurus Pemprov Kepri agar Menang Lawan Corona

Isdianto yang juga Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri ini mengaku, bupati/wali kota dapat melakukan penetapan status wilayah penyebaran Covid-19 hingga tingkat kecamatan, kelurahan bahkan desa.

Hal itu untuk bisa memantau perkembangan zona setiap daerah di Kepri.

“Kami akan menyampaikan update status wilayah penyebaran Covid-19 pada H-1 Idul Fitri,” katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved