Menantu Tewas Bersimbah Darah Usai Ditusuk Pisau Mertua, Begini Kronologi Kejadiannya

Pada saat korban sedang memarut kelapa di dapur, tersangka mempersiapkan pisau dan dengan menggunakan tangan kanan langsung menusuk bagian dada korb

HO/Polres Nias Selatan/tri bun medan
Peristiwa mertua bunuh menantu di Desa Hilifarono Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan, Jumat (15/5/2020) 

TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Akibat kerap mengeluarkan kata makian kepada mertua, seorang menantu dihujani tikaman pisau, Jumat (15/5/2020).

Akibat penusukan tersebut, Febirius Laia alias Ina Adam (27), tewas mengenaskan.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi Desa Hilifarono Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan.

Pria tersebut menenggak racun rumput seusai membunuh menantunya tersebut.  

Korban pembunuhan di Nias Febirius Laia alias Ina Adam
Korban pembunuhan di Nias Febirius Laia alias Ina Adam (HO/Polres Nias Selatan/tri bun medan)

Kasat Reskrim Polres Nias Selatan, Akp Edi Sukamto menyebutkan  kronologi kejadian terjadi pada hari Jumat tanggal 15 Mei 2020 sekitar pukul 16.00 WIB .

Korban Febirius Laia  tinggal satu rumah dengan tersangka.

"Yang mana korban sering memaki tersangka, sehingga tersangka memiliki dendam kepada korban," jelasnya kepada Tribun, Sabtu (16/5/2020).

Edi menjelaskan kemudian pada saat korban sedang memarut kelapa di dapur, tersangka mempersiapkan pisau dan dengan menggunakan tangan kanan langsung menusuk bagian dada korban dan mengenai lengan kiri korban.

Peramah Telaumbanua alias Ama Faladi (60) meninggal seusai menghabisi nyawa menantunya
Peramah Telaumbanua alias Ama Faladi (60) meninggal seusai menghabisi nyawa menantunya (HO/Polres Nias Selatan/tri bun medan)

"Kemudian korban berlari ke kamar mandi lalu meminta pertolongan ke tetangga dengan berjalan dari belakang menuju rumah tetangga bernama Samiati Laia, namun tetangga sedang berada di kamar mandi dan tidak mengetahui korban masuk ke rumahnya dari pintu belakang," jelasnya.

Lalu, setelah Samiati keluar dari kamar mandi dan langsung menyelamatkan korban dan berteriak meminta tolong.

Halaman
12
Editor: Aminudin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved