Sabtu, 9 Mei 2026

Karimun Berstatus Zona Kuning Covid-19, Isdianto: Penanganan Kasusnya Terbaik se-Kepri

Kabupaten Karimun masih berstatus Zona Kuning Covid-19. Namun, Plt Gubernur Kepri menilai Karimun masih terbaik dalam penanganan kasusnya.

Tayang:
Editor: Thom Limahekin
IST
BANTUAN LANGSUNG - Plt Gubernur Kepri, Isdianto bersama sejumlah sejumlah pejabat pemprov dan Pemkab Karimun, turun langsung membagikan paket sembako ke warga Kabupaten Karimun pada akhir pekan lalu. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi daerah terbaik dalam penanganan Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, H. Isdianto saat menyerahkan bantuan bahan pokok di Kabupaten Karimun beberapa waktu lalu.

Menurut Isdianto, kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Daerah dan Gugus Tugas di setiap kabupaten membuat jumlah penurunan kasus Covid-19 menuju ke arah yang baik.

Di Provinsi Kepri, ada empat kabupaten berstatus zona hijau, yakni Bintan, Lingga, Natuna dan Anambas.

Isdianto Menunaikan Janji, Distribusikan 405 Ribu Paket Sembako Pemprov Kepri

EDISI CETAK - HL Harian Cetak Tribun Batam Edisi Terbit, Minggu, 17 Mei 2020.
EDISI CETAK - HL Harian Cetak Tribun Batam Edisi Terbit, Minggu, 17 Mei 2020. (TRIBUNBATAM.id/doc)

Sedangkan dua kota, yaitu Tanjungpinang dan Batam masih berstatus zona merah. Kabupaten Karimun sendiri saat ini berstatus zona kuning.

"Ini terbukti potensi yang dilakukan Kepri terbaik dari 34 provinsi dalam hal penanganan Covid-19," kata Isdianto.

Bahkan Isdianto menilai, apabila kondisi ini terus bertahan maka wabah Covid-19 di Provinsi Kepri dapat berakhir pada Juli 2020 ini.

"Saat ini penurunan kasus menuju ke arah yang baik.

Jika memang terus bagus maka saya yakin bulan 7 kita sudah aman," ungkap Isdianto.

Dia juga menilai penanganan Covid-19 di Kabupaten Karimun merupakan yang terbaik. Kendatipun banyaknya pintu masuk di Karimun.

Namun Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 dapat melakukan penanganan dengan bagus.

PROTOKOL KESEHATAN - Pekerja rumah duka marga Tionghoa di Batam, Minggu (17/5/2020). Penerapan protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19 mereka terapkan, termasuk menggunakan APD lengkap ketika bertugas.
PROTOKOL KESEHATAN - Pekerja rumah duka marga Tionghoa di Batam, Minggu (17/5/2020). Penerapan protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19 mereka terapkan, termasuk menggunakan APD lengkap ketika bertugas. (TribunBatam.id/Himi Heptana)

"Karimun saya pantau penanganan Covid-19 yang paling bagus.

Pintu masuk banyak, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang masuk banyak tetapi dapat dilaksanakan dengan baik.

Saya melihat Karimun adem ayem saja.

Masyarakat sudah dapat menerima kebijakan dari Bupati dan Tim Gugus Tugas," papar Isdianto.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karimun, Aunur Rafiq juga menyampaikan kondisi yang ada.

Saat ini untuk ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang umumnya pekerja migran dari Malaysia hanya tinggal empat orang saja.

Kesehatan Penumpang Tak Dicek Saat Seberang dari Pulau Karimun Besar ke Pulau Kundur

PARIT REMPAK - Para penumpang di pelabuhan Parit Rempak yang akan menyeberang ke Pelabuhan Selat Beliah, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Minggu (17/5/2020).
PARIT REMPAK - Para penumpang di pelabuhan Parit Rempak yang akan menyeberang ke Pelabuhan Selat Beliah, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Minggu (17/5/2020). (TribunBatam.id/Elhadif Putra)

Untuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan), seluruhnya telah selesai menjalani pengawasan.

Kemudian untuk kasus positif Covid-19 ada lima orang.

Empat orang di antaranya telah sembuh.

Untuk satu pasien positif, hasil swab pertama sudah dinyatakan negatif. 

Jelang Idul Fitri 1441 H, Pelabuhan Roro Dalam Kabupaten di Karimun Kembali Ramai Penumpang

Walaupun kondisi terus membaik, Rafiq menegaskan kondisi di Karimun belum bisa dinyatakan aman.

"Kita bagus di awal dan tidak mau kecewa di akhir," ungkap Rafiq. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved