VIRUS CORONA
India Jadi Episentrum Baru Virus Corona di Asia, Ini Penjelasannya
Dilansir dari Straits Times, Sabtu (16/5/2020), hampir sepertiga kasus di India tercatat di ibu kota Delhi yang memiliki populasi 19 juta jiwa.
Penerapan lockdown

Negara terpadat kedua di dunia itu menerapkan penguncian wilayah atau lockdown penuh sejak 25 Maret yang menghentikan seluruh kegiatan ekonomi negara.
Namun, Perdana Menteri Narendra Modi telah melonggarkan pembatasan, sehingga memungkinkan kegiatan ekonomi dilanjutkan.
Toko-toko telah dibuka kembali.
Kantor-kantor kembali beroperasi dengan 33 persen dari tenaga kerja mereka dan warga hanya diperbolehkan keluar rumah antara jam 7 pagi sampai jam 7 malam.
Meski pemerintah telah mengklaim tingkat infeksi secara nasional melambat, tapi angka infeksi baru masih terus mengalami peningkatan.
Menerapkah jarak sosial atau physical distancing di tengah pelonggaran penguncian akan menjadi tantangan besar bagi kota-kota yang penuh sesak warga.
Namun, ada banyak perdebatan di antara daerah mengenai langkah selanjutnya dalam menangani virus corona.
Pemerintah Delhi sangat ingin membuka ibu kota dan melanjutkan semua kegiatan ekonomi, sementara yang lain seperti pemerintah Telangana telah mengumumkan penguncian akan berlanjut hingga 29 Mei.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/13-4-2020-lokcdown-di-india.jpg)