TRIBUN WIKI

Mengenal Skizofrenia, Sebabkan Penderitanya Sering Alami Delusi dan Halusinasi

Skizofrenia sebagai gangguan mental jangka panjang menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi, delusi, kekacauan berpikir, dan perubahan perilaku.

Editor: Eko Setiawan
ISTIMEWA
Ilustrasi - Karena Mengidap Skizofrenia Paranoid, Polisi Kesulitan Periksa Istri Korban Pembunuhan di Caruban 

Jadi, jika salah satu keluarga inti Anda terkena penyakit ini, Anda berisiko tinggi mengalami hal yang serupa.

Apabila seseorang dari keluraga Anda mengalami skizofrenia, maka Anda 10% lebih berisiko mengalami kondisi yang sama.

Risiko dapat meningkat menjadi 40% apabila kedua orang tua mengalami skizofrenia.

Sementara itu, orang yang memiliki saudara kembar dengan skizofrenia, risiko meningkat menjadi 50 %.

- Faktor lingkungan.

Terkena infeksi virus dan kekurangan beberapa nutrisi ketika masih dalam kandungan.

- Obat-obatan tertentu. 

Penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti narkotika.

Gejala

Pada dasarnya, gejala skizofrenia dibagi menjadi dua kategori yaitu positif dan negatif.

Positif di sini bukan berarti baik, tetapi gejala yang menunjukkan pola pikir atau tingkah laku tidak rasional tampak sangat jelas, bahkan berlebihan.

Gejala yang terkadang disebut gejala psikotik ini antara lain:

- Delusi atau waham

Delusi adalah kepercayaan aneh yang tidak realistis dan orang yang meyakininya tersebut tidak mau diubah keyakinannya walaupun sudah diberi informasi yang benar.

Contohnya, orang yang menderita delusi mungkin merasa bahwa orang lain bisa mendengarkan isi pikirannya, bahwa dirinya adalah Tuhan, atau bahwa orang lain berusaha mengendalikan pikirannya.

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved