Rosmeri Bentuk Tim 'Memburu' Warga, PKK Kepri Salurkan Sembako ke Porter hingga Juru Parkir
Selanjutnya ia bertolak ke pelabuhan untuk menyerahkan bantuan kepada beberapa porter, serta petugas parkir rumah sakit umum daerah
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kepulauan Riau (Kepri), Rosmeri Isdianto menyerahkan ratusan paket sembako pada warga Tanjungpinang dan Bintan yang terdampak Covid-19, Selasa (19/05/2020).
Berlangsung di Gedung Sekretariat PKK, Tanjungpinang, Meri, sapaan istri Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto tersebut membagikan ratusan paket bantuan untuk cleaning service, tukang kebun dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) lingkungan gedung daerah.
• Lomba Bayi Sehat hingga Menu B2SA, Ketua TP PKK Tanjungpinang Buka Lomba PKK di Kampung Bulang
Selanjutnya ia bertolak ke pelabuhan untuk menyerahkan bantuan kepada beberapa porter, serta petugas parkir rumah sakit umum daerah.
Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang jadi titik terakhir Meri menyalurkan bantuan kepada para nelayan yang belum tersentuh bantuan pemerintah pusat maupun daerah.
"Terima dengan ikhlas, jangan lihat isi dan nilainya.
Ini rezeki bapak ibu.
Syukuri apa yang telah kita dapat, insya Allah ditambah rezekinya," jelas Meri.
• Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam Promosi Kuliner Daerah Asam Pedas Ikan Dingkis
Ia mengatakan paket sembako yang mereka bagikan adalah bentuk kepedulian PKK membantu masyarakat, sekaligus untuk menanggulangi atau mengurangi beban dari dampak Covid-19.
"Tim akan terus turun ke lapangan menyisir masyarakat mana yang sama sekali belum mendapat bantuan pemerintah.
Jadi bantuan yang kami berikan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Kepada penerima bantuan, Meri berpesan agar bersama-sama terlibat dalam pencegahan virus corona, yakni dengan cara disiplin menjalankan protokol kesehatan.
• Kunjungi Posyandu Sei Nam, Ketua TP PKK Bintan Deby Maryanti Fungsikan Posyandu Holistik
"Covid-19 ini belum sepenuhnya usai, kita sebagai masyarakat jangan angap enteng, remeh dan lalai.
Tetap taat protokol kesehatan, aparat boleh keliling, pemerintah boleh mengimbau namun kalau kesadaran masyarakat rendah maka virus ini tidak akan usai," jelasnya.
"Atas nama keluarga kami mengucapkan selamat Idul Fitri yang sebentar lagi datang.
Mohon maaf bila lebaran nanti kita tidak akan bisa saling mengunjungi," tutupnya.
(tribunbatam.id/Endra Kaputra)