Senin, 4 Mei 2026

VIRUS CORONA DI SINGAPURA

Singapura Konfirmasi 305 Kasus Baru Covid-19, Mayoritas Terkait Asrama Pekerja Asing

Singapura konfirmasi 305 kasus baru Covid-19. Dimana sebagian besar terkait pemegang izin kerja yang tinggal di asrama pekerja asing. Simak detailnya.

Tayang:
straitstimes.com
Ilustrasi warga Singapura di bandara. 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Singapura ternyata belum bersih dari kasus virus Corona atau Covid-19.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kementerian Kesehatan Singapura, Senin (18/5/2020).

Pihaknya mengkonfirmasi 305 kasus baru Covid-19.

Dimana sebagian besar terkait pemegang izin kerja yang tinggal di asrama pekerja asing.

Sedangkan dua pasien kasus baru adalah warga Singapura atau penduduk tetap.

Kementerian Kesehatan mengatakan jumlah kasus baru lebih rendah karena lebih sedikit tes yang diproses.

Cara Singapura Rayakan Idul Fitri saat Pandemi Corona, Tiadakan Kunjungan Lebaran

Sebuah laboratorium pengujian sedang meninjau prosesnya setelah terjadi masalah kalibrasi peralatan.

Menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins, Singapura memiliki total 28.343 kasus yang dilaporkan dan 22 kematian,

Sebanyak 1,4 juta pekerja migran tinggal di negara-kota tersebut, sebagian besar bekerja di bidang konstruksi, tenaga kerja manual, dan rumah tangga.

Dari jumlah tersebut, sekitar 200 ribu tinggal di 43 asrama, menurut Menteri Tenaga Kerja Josephine Teo.

Sedangkan ranking pertama kasus Covid-19 masih Amerika Serikat (AS). Setidaknya ada 1.486.742 kasus, dan setidaknya 89.564 orang meninggal dunia.

Totalnya mencakup kasus-kasus dari seluruh 50 negara bagian, Distrik Columbia dan wilayah AS lainnya, serta kasus yang dipulangkan.

Terkait perang melawan Covid-19, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggelar pertemuan virtual yang diikuti 190 negara.

Senin. Presiden China Xi Jinping menyampaikan pidato pada upacara pembukaan Majelis Kesehatan Dunia, isinya menjelaskan transparansi negara tersebut terkait virus Corona.

Ia mengusulkan serangkaian langkah untuk menangani virus Corona dan menjanjikan 2 miliar dolar AS selama dua tahun kepada WHO.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved